BREAKING NEWS
 

Ayo Ketatkan Kembali Prokes

Omicron Ngamuk, Keterisian Rumah Sakit Terus Menanjak

Reporter : OSPI DARMA
Editor : MARULA SARDI
Sabtu, 29 Januari 2022 07:50 WIB
Ilustrasi perawatan pasien Covid-19. (Foto: Antara).

 Sebelumnya 
“KSPsudah mulai menerima laporan warga yang kesulitan mencari rumah sakit,” kata Abraham dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (27/1).

Abraham menyampaikan, pihaknya menemukan keterisian tempat tidur rumah sakit di Jakarta didominasi pasien yang sifatnya bukan mendesak. Tanpa gejala dan ringan. Padahal, rumah sakit diutamakan untuk pasien yang sakit berat, lansia, dan komorbid.

Abraham mengimbau, masyarakat yang terpapar Covid- 19 varian Omicron tanpa gejala atau ringan lebih memanfaatkan telemedis dan melakukan isolasi mandiri.

Baca juga : Kementan Dukung Polres Nganjuk Tindak Tegas Mafia Pupuk Subsidi

“Masyarakat tidak perlu panik. Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut varian Omicron lebih ringan ketimbang (varian) Delta. Yang penting waspada proposional,” katanya.

Dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron, Pemerintah sudah menyiagakan 1.011 rumah sakit dan 82.168 tempat tidur.

Pemerintah juga menyiapkan obat-obatan untuk tiga bulan ke depan. Di antaranya Oseltamivir sebanyak 13 juta, Favipiravir 91 juta, Remdesivir 1,7 juta, Azythromycin 11 juta, dan multivitamin 147 juta.

Baca juga : Kasus Kematian Omicron Mencuat, Pemerintah Harus Lakukan 7 Hal Ini

Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono menilai, sebagian pasien khawatir berlebihan. Misalnya, meski bergejala ringan tapi minta dirawat.

“Hati-hati baca berita atau data tentang kenaikan rawat di RS. Ternyata orang yang terkonfirmasi omicron yang ringan, minta dirawat RS swasta dengan biaya sendiri,” katanya dikutip dari akun Twitter pribadinya @drpriono1, Kamis (27/1).

Menurut Pandu, pasien Covid-19 bergejala ringan tak perlu dirawat. Hal ini kemudian menjadi terkesan ada kenaikan pasien di rumah sakit. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense