BREAKING NEWS
 

Pindah IKN Cuma Pindah Istana?

Jokowi: Nggak Dong...

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 30 Januari 2022 08:55 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan di acara Pengukuhan Majelis Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Peresmian Pembukaan Rakernas ICMI, kemarin. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden).

 Sebelumnya 
Ia mengingatkan, pemindahan ibu kota ini bukan program yang langsung jadi besok. Tapi sebuah proses yang bertahap. Pengesahan UU IKN adalah awal perjalanan membangun ibu kota. “Kami berharap regulasi ini dapat menjadi solusi yang konkret untuk masalah bangsa,” kata Faldo.

Senada disampaikan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Surya Tjandra. Kata dia, pemindahan ibu kota ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, antara lain sebagai pusat pembangunan baru.

Baca juga : Ekonomi Siuman, Penjualan Fuso Ngegas Lagi

Surya menjelaskan, pemindahan ibu kota merupakan hal yang penting. Beberapa penyebabnya adalah kelangkaan air bersih di Jawa yang diperkirakan akan terjadi pada 2040-2045 mendatang. Di samping itu juga, ada ancaman bencana alam, dan geopolitik.

Kata dia, tanah Jawa memang subur di banding pulau lain. Tapi, secara umum sudah banyak sekali orang, sementara ketersediaan lahan sangat terbatas. “Jadi, kita perlu membayangkan ada tempat lain yang bisa dibangun menjadi satu lokasi pembangunan baru, centre of gravity yang baru,” ujar Surya, kemarin.

Baca juga : Pembiayaan Swasta Sulit Diwujudkan

Surya menjelaskan, pembangunan ibu kota baru akan menjadi pusat ekonomi baru. Ia mencontohkan dampak dari pembangunan ibu kota sudah tampak di Kota Samarinda, daerah penyangga ibu kota.

Kata dia, sejak ditetapkan Kalimantan Timur sebagai IKN, investasi di beberapa daerah penyangga yang berdekatan dengan IKN, mulai meningkat. Karena itu, ia berharap, pembangunan IKN ini perlu mendapat dukungan semua pihak.

Baca juga : Iriana Jokowi: Perempuan Tangguh Penentu Masa Depan Bangsa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan satu irama dengan Jokowi soal IKN. Dia mengatakan, pemindahan IKN merupakan suatu keniscayaan. Menurut Zulkifli, Jakarta sudah semakin padat penduduk. Selain itu, permukaan tanahnya terus menurun.

“Jakarta ini sudah di bawah permukaan laut. Setiap hari digerus karena diambil airnya, tanahnya turun, air permukaannya naik. Dan juga jumlah penduduknya tidak kira-kira,” kata Zulkifli di Perpustakaan Nasional. Jakarta, kemarin. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense