BREAKING NEWS
 

Omicron Ancam Balita

70 Persen Berpeluang Kena Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Senin, 14 Februari 2022 08:05 WIB
Epidemiolog Universtas Griffith Australia Dicky Budiman. (Foto: Dok. Pribadi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Covid-19 varian Omicron makin mengancam anak-anak. Penularan Omicron yang cepat, mengakibatkan 70 persen anak berpeluang terkena infeksi pada saluran pernapasan atas. Kebanyakan, dialami anak usia di bawah 5 tahun.

Epidemiolog Universtas Griffith Australia Dicky Budiman menyatakan, tren kasus Covid-19 pada anak sudah mulai mengalami perubahan sejak munculnya varian baru Omicron.

“Saat varian Delta masih belum terlalu terlihat dampaknya yang besar sekali. Walaupun ada, tetapi tidak terlalu signifikan. Namun semenjak Omicron, kasus atau trennya menjadi berubah,” kata Dicky, kemarin.

Baca juga : Anugerah Bahari Pasifik Perjuangkan Klaim Asuransi Kematian ABK Mauritius

Menurutnya. tren kasus Covid-19 kini mulai bergeser mengena pada anak-anak yang berusia di bawah lima tahun alias balita.

Hal itu terlihat jelas sejak kasus infeksi dan perawatan di rumah sakit meningkat dua sampai empat kali lipat secara global, dibandingkan saat varian Delta.

Pada perawatan di rumah sakit, hampir 20 persen dari total yang dirawat merupakan bayi atau anak di bawah usia satu tahun. Adanya pergeseran itu dapat memberikan dua dampak yang sangat serius di dalam keluarga.

Baca juga : Pers Harus Berselancar Di Tengah Perubahan

Salah satunya, daya tular Omicron yang cepat, menyebabkan anak berpeluang terkena infeksi pada saluran pernapasan atas sebanyak 70 persen.

“Infeksi saluran napas atasnya 70 kali lebih mudah atau sering terjadi lebih banyak dibandingkan Delta. Terutama untuk anak tiga tahun ke bawah atau bahkan mungkin lima tahun ke bawah,” ungkapnya.

Adsense

Menurutnya, infeksi akan membuat hidung anak mengeluarkan cairan seperti ingus. Nantinya, cairan itu dapat membuat anak mengalami penyumbatan saluran pernapasan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense