Sebelumnya
Peneliti senior Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit), Hadar Nafis Gumay tidak terlalu mempersoalkan pembengkakan anggaran Pemilu 2024. Menurutnya, kenaikan anggaran yang diajukan KPU untuk 2024 masih normal.
“Hanya saja, perlu dicek kembali secara lebih rinci, dicek kembali, dicari upaya efisiensinya,” ujar mantan Komisioner KPU itu.
Baca juga : Anggaran Pemilu Rp 86 Triliun, Demokrat Sentil KPU
Menurutnya, melesatnya anggaran hingga 3 kali lipat dibanding 2019, dipicu oleh kebutuhan infrastruktur. Mulai dari penyimpanan logistik yang selama ini belum permanen, kebutuhan penyiapan sistem teknologi informatika, serta infrastruktur yang banyak dibutuhkan untuk membantu penyelenggaraan yang masif dan rumit.
“Pemilu ke depan juga diperkirakan masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga dibutuhkan perlengkapan tambahan yang tidak dibutuhkan pada Pemilu sebelumnya. Ini hanya beberapa hal yang mengakibatkan kebutuhan dana bertambah,” terang Hadar.
Baca juga : Tok, Ukay Karyadi Jadi Ketua KPPU Yang Baru
Kendati demikian, Hadar berpendapat, KPU masih tetap bisa memangkas lagi anggaran yang diajukan. “Saya perkirakan tentu masih bisa ditekan kebutuhan ini. Segeralah DPR dan pemerintah membahas kebutuhan dana yang lebih pas. Jangan sampai terlambat,” tukasnya.
Penurunan tepat waktu merupakan aspek yang tidak kalah pentingnya dari nominal anggaran yang tepat. Pemilu bisa berantakan jika anggaran tidak tersedia pada waktu yang tepat.
Baca juga : Syarat Capres Gak Lagi Relevan
“Tahapan pemilu akan mulai bulan Juni tahun ini. Sementara kejelasan dana belum ada. DPR dan Pemerintah perlu prioritaskan waktu untuk membahas bersama KPU dan memutuskan budget Pemilu,” pungkas dia. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.