Sebelumnya
Sedangkan risiko kematian bagi lansia tanpa komorbid yang sudah mendapat booster sebesar 7,5 persen. Sedangkan risiko kematian lansia tanpa komorbid yang telah mendapat vaksin lengkap dosis sebesar 22,8 persen. Perbandingan yang cukup jauh.
Lalu, jumlah kematian pada kelompok dengan komorbid yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap sebanyak 739. Sementara yang telah mendapatkan booster, hanya 20 kematian.
Baca juga : Gandeng Pemda, Kemenperin Genjot Vaksinasi Booster Buat IKM
Nadia menyampaikan, selama Februari ini, kecepatan suntikan harian berada pada kisaran 1-1,4 juta dosis per hari.
Kemenkes telah melaksanakan penyuntikan dosis pertama lebih dari 190 juta orang. Sedangkan dosis kedua sudah lebih dari 143 dosis. Sementara dosis booster baru sekitar 9,4 juta dosis.
Baca juga : Kemendagri Petakan Masalah Daerah Yang Masih 100 Persen Terapkan PJJ
Melihat laju vaksinasi saat ini, ahli epidemiolog Yudhi Wibowo mengingatkan Pemerintah menggenjot vaksinasi agar mencapai target 70 persen populasi masyarakat Indonesia pada Juni 2022.
“Kelompok yang rentan ketika terinfeksi Covid-19 yaitu mereka yang memiliki komorbid dan para lansia. Vaksinasi penguat ini sangat penting untuk mengantisipasi lonjakan kasus kematian akibat Covid-19,” ujarnya secara virtual, kemarin.
Baca juga : Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Genjot Vaksinasi Booster Pekerja Industri
Menurutnya, program vaksinasi Covid-19 masih perlu digencarkan sampai target tercapai. Yudhi menyarankan Pemerintah Pusat memberikan tugas pada Pemerintah Daerah untuk memaksimalkan program posyandu lansia di tiap desa/kelurahan untuk mempercepat laju vaksinasi bagi kelompok berusia di atas 60 tahun itu. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.