Sebelumnya
Tanpa keberanian membuat terobosan besar ini, urai BG, prediksi cerah yang telah disepakati berbagai lembaga ekonomi dan moneter dunia seperti IMF, World Economic Forum, World Bank, Asian Development Bank, serta PricewaterhouseCoopers dan McKinsey, hanya akan berlalu tanpa kepastian.
“Desain IKN Nusantara disesuaikan sebagai kawasan pertumbuhan baru dengan semua kriteria perekonomian masa depan: smart, green, dan sustainable. Kawasan ini akan menjadi tempat para talenta terbaik kita mengeksplore kemampuan mereka menciptakan inovasi baru dalam industri kreatif, light manufacture, dan green economy, yang terbukti telah menjadi motor pertumbuhan ekonomi hari ini,” tutup BG.
Dukungan & Harapan Masyarakat
Baca juga : Indonesia Sentris Kini Di Depan Mata
Harapan kemajuan yang dibawa IKN Nusantara ditangkap baik masyarakat Kalimantan Timur. Ketua Persekutuan Adat Dayak Balikpapan, Lampang Bilung, menyatakan, pembangunan IKN Nusantara akan meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat setempat sebagai konsekuensi investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan.
“Pembangunan IKN di wilayah ini juga akan mendorong percepatan pengembangan SDM lokal, karena kami yakin tidak akan ditinggalkan. Kami didorong untuk ikut maju mengikuti kemajuan IKN Nusantara,” ujarnya.
Hal serupa dikemukakan Ketua HMI (Himpunan Mahasiswa Indonesia) Kutai Kartanegara, Andika Abbas. Rencana pembangunan IKN Nusantara telah membangkitkan semangat generasi muda Kaltim untuk bersiap dan berbenah diri.
“Kini program-program di HMI kami arahkan untuk pembenahan dan pembinaan kualitas SDM. Kita harus siap ambil bagian. Dan bicara mengenai smart city, masyarakat lokal tentu harus memenuhi kualifikasi tertentu,” jelasnya.
Bambang Kepala IKN, Dhony Wakilnya
Presiden Jokowi melantik Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe sebagai Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN, di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Usai melantik keduanya, Jokowi langsung memimpin rapat terbatas (ratas) pembahasan pertanahan dan kelembagaan IKN.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.