Sebelumnya
“Kita berharap ada perbaikan kondisi pandemi Covid-19. Masyarakat semakin menyadari bahwa tanggung jawab kesehatan terhadap pandemi ini ada di tangan kita masing-masing,” harap Budi.
Jika masyarakat sudah makin siap dan paham apa yang harus dilakukan menghadapi pandemi, Indonesia dipastikan siap bertransisi dari pandemi menjadi endemi.
Baca juga : Permudah Masyarakat Mudik, Puan Minta Program Vaksin Booster Digenjot
Saat ini, China mengalami lonjakan kasus harian tertingginya. Sebanyak 13.146 kasus positif ditemukan pada Minggu (3/4). Jumlah tersebut diklaim sebagai penambahan kasus tertinggi sejak virus Corona pertama kali ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, pada akhir 2019.
Sementara di Indonesia, kasus harian sudah berada di bawah 3.000. Bahkan Senin (4/4), kita mampu menekan penambahan menjadi 1.661.
Baca juga : Warga Ibu Kota Serbu Sentra Vaksin Booster
Karena itu, Budi menilai, masyarakat Indonesia sudah bisa lebih leluasa menjalankan aktivitasnya.
Salah satunya, mudik Lebaran Idul Fitri 2022. Kebijakan ini diambil setelah dua tahun melewati pandemi Covid-19.
Baca juga : Vaksinasi Jadi Syarat Nonton Justin Bieber
“Keyakinan ini didukung penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin baik. Berdasarkan kondisi ini, Pemerintah merasa yakin kita bisa melakukan aktivitas lebih bebas,” beber mantan Dirut Bank Mandiri ini.
Meski demikian, Pemerintah tetap berhati-hati. Karena itu, keputusan “bebas mudik” dilengkapi dengan syarat vaksin booster. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.