Dewan Pers

Dark/Light Mode

Demi Bisa Mudik Lebaran

Warga Ibu Kota Serbu Sentra Vaksin Booster

Selasa, 29 Maret 2022 07:30 WIB
Warga antre untuk mengikuti vaksin COVID-19 dosis ketiga di RPTRA Bhineka, Swadarma, Jakarta, Kamis (24/3/2022). Presiden Joko Widodo memastikan bahwa masyarakat diperbolehkan mudik pada Lebaran tahun 2022 dengan syarat sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap dan booster. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa).
Warga antre untuk mengikuti vaksin COVID-19 dosis ketiga di RPTRA Bhineka, Swadarma, Jakarta, Kamis (24/3/2022). Presiden Joko Widodo memastikan bahwa masyarakat diperbolehkan mudik pada Lebaran tahun 2022 dengan syarat sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap dan booster. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Warga Ibu Kota berbondong-bondong melakukan vaksinasi booster demi bisa mudik Lebaran. Dalam kurun waktu empat hari, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat 22.435 orang mengakses layanan tersebut.

Sebelumnya hanya ribuan atau maksimal belasan ribu saja yang melakukan vaksinasi booster per hari. Itu artinya, kebijakan Pemerintah mensyaratkan vaksin booster sebagai syarat mudik efektif mendorong warga agar melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta mencatat, hingga Minggu (27/3) ada 2.243.298 orang penerima vaksinasi booster. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, Pemprov juga menggelar vaksinasi keliling untuk memudahkan warga melakukan vaksinasi booster.

Berita Terkait : Deklarasi, Eks Warga Timtim Sebut Ganjar-Puan Layak Pimpin Indonesia

“Dengan keliling, kami bisa menjangkau semua kelompok masyarakat,” kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Dwi menerangkan lokasi dan waktu vaksinasi keliling dinamis. Menyesuaikan dengan kesibukan warga. Dinkes bekerja sama dengan pihak ketiga dalam melaksanakan Vaksinasi keliling.

Dwi memastikan layanan vaksinasi booster tetap berjalan saat bulan puasa.

Berita Terkait : Dewan Usul Vaksinasi Booster Jadi Syarat Masuk Mal

“Mudah-mudahan nanti pas bulan puasa tidak surut minat orang untuk vaksin,” ujarnya.

Dia menuturkan, banyak warga khawatir lemas dan menganggap vaksinasi bisa membatalkan puasa. Untuk itu, agar kegiatan vaksinasi tetap jalan, Dinkes Jakarta akan menyesuaikan waktu vaksinasi booster selama bulan Ramadan.

Menurut dia, sejak perhelatan vaksinasi dosis pertama dan kedua, Pemprov membuka pelayanan pada pagi dan malam hari.

Berita Terkait : Terawan Selamat Apa Kali Ini Tamat

“Kami melihat kebutuhan di masyarakat,” ucap dia.
 Selanjutnya