RM.id Rakyat Merdeka - Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih menempati posisi pertama sebagai lembaga tinggi negara yang mendapatkan kepercayaan tertinggi dari masyarakat.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam rilis survei bertajuk 'Evaluasi Kebijakan Pemerintah dan Peluang Kandidat Capres-Cawapres 2024', secara virtual, Senin (25/4).
Baca juga : Survei Charta Politika, 68,5 Persen Responden Setuju Reshuffle Kabinet
"Tiga besar masih dipegang lembaga tinggi negara yaitu TNI. Hampir selalu hasil survei pascareformasi TNI mendapatkan angka tinggi (tingkat kepercayaan)," ungkap Yunarto.
Posisi kedua ditempati Presiden. Sementara Polri, berada di posisi berikutnya, ketiga,.disusul Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca juga : Survei Charta Politika, 82,7 Persen Masyarakat Setuju Pemilu Digelar 2024
Komposisi ini menarik lantaran ada pola baru, yakni posisi Polri yang bisa berada di atas KPK. Padahal, sebelumnya komisi antirasuah selalu menempati posisi ketiga, di atas Korps Bhayangkara.
"Nah ini pola baru Polri ini biasanya zaman-zaman kita bicara KPK masa lalu dengan tingkat kepercayaan tinggi, biasanya Polri di bawah KPK. Tapi sekarang kecenderungannya Polri hampir selalu di peringkat ketiga berada di atas KPK," bebernya.
Baca juga : Survei Charta Politika, 62,9 Persen Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin
Kemudian, di bawah KPK, ada Kejaksaan, dan Mahkamah Agung (MA). Sementara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), disebut Yunarto masih memiliki catatan besar untuk memperbaiki diri. Soalnya, lembaga legislatif itu masih menempati urutan buncit sebagai lembaga yang dipercaya publik.
"Hampir semua survei yang dilakukan lembaga-lembaga kredibel juga memperlihatkan DPR selalu berada di posisi paling buncit," ingat Yunarto.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.