Dewan Pers

Dark/Light Mode

Survei Charta Politika, 82,7 Persen Masyarakat Setuju Pemilu Digelar 2024

Senin, 25 April 2022 16:21 WIB
Ilustrasi Pemilu. (Foto: Ist)
Ilustrasi Pemilu. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Charta Politika Indonesia merilis survei bertajuk 'Survei Preferensi Sosial dan Politik Masyarakat Tahun 2022'. Salah satu yang dibahas dalam survei tersebut terkait pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengungkapkan, mayoritas masyarakat mengetahui pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, sebesar 75,1 persen. Sementara yang tidak mengetahui hanya sedikit, sebesar 28,5 persen.

Berita Terkait : Sulit Dikejar, Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi

"Cukup besar (meski pelaksanaannya) masih 2 tahun," ujar Yunarto dalam rilis survei yang disiarkan secara daring, Senin (25/4).

Dari jumlah tersebut, masyarakat yang menyetujui pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 cukup banyak, sebesar 82,7 persen.

Berita Terkait : Survei Charta Politika, 62,9 Persen Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin

Persentase ini lebih besar dari mereka yang hanya sekadar tahu mengenai Pemilu Serentak 2024. "Persetujuan terkait Pemilu 2024 juga besar, 82,7 persen dari 71,5 persen yang tahu," imbuhnya.

Sementara yang tidak setuju sebesar 15,8 persen dan yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 1,5 persen. Kemudian, ada 74,2 persen responden yang tidak setuju jika Pemilu Serentak 2024 ditunda.

Berita Terkait : Sulit Digeser, Elektabilitas Ganjar, Prabowo, Anies Masih Teratas

Persentase ini naik dibandingkan survei pada Februari 2022 sebesar 72,9 persen. Sementara yang setuju Pemilu Serentak 2024 ditunda sebesar 19,8 persen, dan yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 6,0 persen.
 Selanjutnya