RM.id Rakyat Merdeka - KPK terus mengusut kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II yang menjerat mantan Dirut PT Pelindo II, Richard Joost Lino. Untuk mengusut kasus ini, tim penyidik menjadwalkan memeriksa General Manager Cabang Pelabuhan Pontianak PT Pelindo II (Persero), Adi Sugiri, Rabu (3/7). Adi bakal diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka RJ Lino.
"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RJL (Richard Joost Lino)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Rabu (3/7).
Baca juga : Bangun Perkantoran Di Pelabuhan, Pelindo lll Rogoh Kocek Rp 400 M
Selain Adi, penyidik juga menjadwalkan memeriksa seoramg pegawai PT Brata Indonesia bernama Gossy Earyanto. Dia dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan RJ Lino.
Kemarin, tim penyidik juga telah memanggil dan memeriksa General Manager Cabang Pelabuhan Palembang PT Pelindo II (Persero), Agus Edi Santoso serta General Manager Cabang Pelabuhan Panjang PT Pelindo II (Persero), Drajat Sulistyo.
Baca juga : Kebut Berkas RJ Lino, KPK Periksa Petinggi Pelindo II Pelabuhan Palembang
Pemeriksaan terhadap para pejabat Pelindo II setingkat GM Pelabuhan ini lantaran tiga QCC yang diduga menjadi bancakan RJ Lino digunakan PT Pelindo II untuk Pelabuhan Panjang, Pelabuhan Pontianak, dan Pelabuhan Palembang pada 2014.
Febri sebelumnya mengakui, pemeriksaan terhadap sejumlah pihak dari unsur PT Pelindo II dilakukan pihaknya untuk mendalami hal-hal teknis menyangkut QCC. Dengan pemeriksaan para saksi ini, KPK berharap ada perkembangan berarti menyangkut perhitungan kerugian negara akibat dugaan korupsi yang dilakukan RJ Lino.
Baca juga : Triwulan II, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diramal Landai
"Sehingga harapannya nanti kami semakin maju untuk melakukan proses perhitungan kerugian keuangan negara," tuturnya. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.