Sebelumnya
Menurutnya, hadirnya negara melalui kolaborasi dan sinergi antar stakeholder yang terkait yakni Kemenko PMK, DJSN, Kemendikbud, Kemenaker dan Kemenag sangat penting, dalam merumuskan dan menyinkronkan kebijakan sistem Jaminan Sosial melalui kurikulum pendidikan.
Baca juga : Biar Masyarakat Paham, Kowani Minta Sosialisasi UU TPKS Digenjot
"Sehingga literasi jaminan sosial ini bisa masuk ke bagian atau bab mata pelajaran dari kurikulum resmi pendidikan di Indonesia, khususnya untuk mata pelajaran PPKN atau Kewarganegaraan,” ujarnya.
Baca juga : Kemenag Minta KUA Bantu Sosialisasi Fatwa Vaksinasi
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Cabang Jakarta Mangga Dua Yudi Amrinal menambahkan, literasi yang cukup serta pemahaman sejak dini akan pentingnya jaminan sosial diharapkan secara langsung akan berdampak terhadap peningkatan perlindungan sosial bagi masyarakat Indonesia.
Baca juga : Permudah Masyarakat Mudik, Puan Minta Program Vaksin Booster Digenjot
"Harapan kami dapat meningkatkan kesadaran seluruh pekerja dan masyarakat akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan," ucap Yudi. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.