RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurrachman resmi menjadi Doktor, setelah memaparkan disertasi dalam Sidang Terbuka Doktoral di Kampus A Universitas Trisakti Jakarta Barat, Sabtu (11/6). Dengan judul disertasi "Pengaruh Strategic Leadership Style dan Green Human Resource Management Terhadap Management Performance Kodam Jaya Yang Dimediasi Oleh Team Work Management".
Dalam paparan disertasinya, Dudung yang mengambil S3 Program Doktor Ilmu Ekonomi Manajemen Strategis Fakultas Ekonomi Dan Bisnis ini menyampaikan, keberanian mengambil keputusan sangat mempengaruhi performa dalam tugas.
Termasuk, keberanian yang dilakukan saat menjadi Pangdam Jaya dalam mengatasi kelompok-kelompok tertentu, yang sempat menjadi pro kontra pada tahun 2020.
Baca juga : Jenderal Dudung Sah Jadi Doktor Ilmu Ekonomi
Setelah sesi pendalaman materi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan oleh penguji yang merupakan para Guru Besar, baik dari internal Universitas Trisakti maupun eksternal, disertasi Dudung akhirnya dinyatakan diterima. Dia sah menjadi seorang Doktor.
Terkait hal ini, Ketua Umum IKA TRISAKTI Silmy Karim mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Dudung, yang telah menyelesaikan S3 di Universitas Trisakti.
Silmy juga menyambut Dudung menjadi anggota Ikatan Alumni Trisakti (IKA TRISAKTI).
Baca juga : Warga Serang Dukung Sandiaga Uno Presiden 2024
Sebelum menjabat KSAD, Dudung pernah menjabat Gubernur Akademi Militer, Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya) dan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Dia mulai menjalankan amanah sebagai KSAD pada 17 November 2021.
Riset S3 Doktoral ini dilakukan, saat Dudung menjabat sebagai Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya).
"Semoga, ilmu yang didapat Jenderal Dudung selama menempuh pendidikan S3 di Universitas Trisakti, dapat bermanfaat dalam perjalanan memimpin institusi TNI AD, dalam menjaga kesatuan bangsa dan negara," pungkas Silmy, yang kini menjabat Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.