Sebelumnya
Hadir sebagai panelis dalam diskusi ini Damayanti Buchori selaku Lead Co-Chair T20 Task Force 4 Food Security and sustainable agriculture; Felippa Amanta, selaku Head of Research, Center for Indonesian Policy Studies; dan Christa Räder, selaku perwakilan WFP.
Panelis lainnya adalah Yose Rizal Damuri selaku Executive Director CSIS sekaligus Executive Co-Chair T20; Linda Yanti Sulistiawati, selaku ahli hukum internasional dari UGM; serta Maria Angela Putri, mewakili Mahasiswa UGM.
“Sebelumnya kita telah menghadapi persoalan terkait pangan global, namun hal ini semakin diperparah dengan agresi Rusia di Ukraina serta masalah iklim,” ujar Anna Lührmann, Menteri Negara bidang Eropa dan Iklim yang bertindak sebagai moderator dalam diskusi ini.
Baca juga : Malam Ini, Bajul Ijo Siap Kejutkan Maung Bandung
Rektor UGM, Ova Emilia, menyambut kedatangan Presiden Jerman Steinmeier ke Universitas Gadjah Mada. Selain jajaran pimpinan UGM, diskusi ini juga diikuti oleh sejumlah mahasiswa UGM serta alumni perguruan tinggi Jerman yang saat ini mengabdi di UGM sebagai dosen di berbagai fakultas.
“Atas nama masyarakat Universitas Gadjah Mada saya menyambut kedatangan Presiden Frank-Walter Steinmeier. Kami merasa sangat terhormat mendapatkan kunjungan dari Bapak Presiden,” ucap Ova Emilia.
Ia mengungkapkan bahwa Jerman dan Indonesia merupakan dua sahabat baik, dan Jerman telah menjadi tempat pelatihan bagi banyak akademisi Indonesia, termasuk bagi banyak pengajar di UGM.
Baca juga : Temui Kepala BP2MI, Perusahaan Malaysia Ajak Perkuat Kerja Sama Penempatan PMI
“Presiden ketiga Indonesia, Habibie, juga merupakan lulusan Jerman. Sementara itu UGM menjadi tempat belajar dari Presiden Indonesia saat ini, Presiden Jokowi. Ada kesamaan ini yang membuat ikatan kita lebih kuat,” imbuhnya.
Ia menyampaikan, interaksi Indonesia dan Jerman sangat penting dalam konteks geopolitik dan teknologi. Sementara itu, di bidang pendidikan, UGM menjadi salah satu perguruan tinggi Indonesia yang telah memiliki hubungan kerja sama yang intensif dengan institusi pendidikan di Jerman.
Kerja sama ini salah satunya terwujud dalam kegiatan pameran hasil kerja sama antara UGM dengan RWTH Aachen dan DAAD yang telah berlangsung lama.
Baca juga : Kunjungi PIDI 4.0, Presiden Jerman Apresiasi Transformasi Digital Di Indonesia
"Semoga kerja sama ini diperkuat dengan mengintensifkan kolaborasi yang sudah ada dan mengembangkan kerja sama bidang lain yang strategis," pungkas Ova Emilia. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.