Sebelumnya
Menurut Ifdhal, Erick adalah seorang ayah yang baik dan bertanggung jawab. Dia juga sangat perhatian kepada istri dan anak-anaknya.
“Dia membina rumah tangga dengan baik dan terpuji. Sama sekali tak punya catatan kawin-cerai, seperti yang dituduhkan dengan keji di kalimat video yang diunggah Faizal,” terang Ifdhal.
Baca juga : Difitnah Keji Di Medsos, Erick Thohir Lapor Ke Bareskrim
Menurut Ifdhal, Erick sangat menjunjung tinggi kebebasan berbicara sebagai esensi dari demokrasi. Namun, bukan kebebasan yang disalahgunakan dan merugikan orang lain. “Tentu, initak bisa dibiarkan dan justru akan mencederai demokrasi,” cetus Ifdhal.
Kata dia, apa yang dilakukan oleh Faizal bukanlah bentuk kebebasan ber pendapat, yang dilindungi oleh UU dan Konstitusi. “Jelas, itu melanggar hukum pidana dan Undang-Undang ITE. Laporan ini juga menjadi komitmen serius dari Pak Erick dalam memberantas isu hoaks, berita bohong, bahkan menjurus fitnah yang amat keji,” tegas Ifdhal, yang juga mantan Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
Baca juga : Erick Makin Merapat Ke Rakyat
Ifdhal mengatakan, saat ini Erick fokus bekerja sebagai Menteri BUMN. Meskipun banyak pihak memintanya agar bersedia menjadi salah satu kandidat pimpinan nasional di 2024.
“Pak Erick sampai hari ini belum membuat keputusan politik apa pun. Beliau lebih fokus bekerja membenahi BUMN, dan membuat BUMN menjadi perusahaan negara yang bisa diandalkan. Serta bermanfaat buat negara dan rakyat,” ungkapnya.
Baca juga : PKB Incar 18 Kursi
Sebagai Menteri BUMN, Erick juga telah menerapkan good corporate government di seluruh perusahaan milik negara itu. Kata dia, banyak perubahan di tubuh BUMN sebagai hasil kerja keras kliennya. Dari perusahaan yang terus merugi dan selalu dibantu subsidi dari negara, kini berubah menjadi perusahaan yang baik dan menguntungkan.
“Erick bahkan membuka diri terhadap penegakan hukum, dalam menangkap orang BUMN, jika terbukti korupsi dan bersalah,” tukas Ifdhal. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.