BREAKING NEWS
 

Nasib Ganjar

Pamornya Meninggi Peluangnya Rendah

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 5 September 2022 07:30 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) menyapa warga saat mengikuti kegiatan pelestarian budaya bertajuk 1.000 Kebaya Untukmu Indonesiaku di Griya Persada Convention Hotel & Resort Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (21/8/2022). (ANTARA FOTO/Aji Styawan/YU).

 Sebelumnya 
Beda dengan Ganjar, Puan justru saat ini sudah tidak sungkan-sungkan lagi membahas pencapresan. Puan yang lagi getol-getolnya turun ke bawah, sudah beberapa kali menyinggung soal pencapresan. Misalnya, pernyataan Puan bahwa 2024 akan ada capres dari perempuan.

Pernyataan itu, ditafsirkan bahwa kader yang kelak akan menerima tiket nyapres dari Mega adalah Puan. Apalagi, mayoritas kader banteng di tingkat pusat hingga daerah berkali-kali menyerukan ‘Puan Presiden 2024”.

Politisi senior PDIP, Hendrawan Supratikno mengapresiasi sikap Ganjar. Menurutnya, seluruh kader banteng selalu menghayati dan menjiwai makna perjuangan dan ideologi partai.

Baca juga : Partai Garuda: Pidato Jokowi Di Musra Lindungi Kebebasan Berpendapat

“Jadi tertib aturan dan tertib barisan sudah dipahami. Harapannya, ya tetap menjalankan tugas sebaik-baiknya. Membumikan cita-cita partai dalam krida-krida pembangunan, kerakyatan, dan keadilan,” pesan Hendrawan.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari tidak menampik, Ganjar memiliki elektabilitas yang sangat tinggi. Namun, peluang Ganjar untuk mendapat restu dari Mega, masih belum terlihat.

Hal inilah yang jadi penyebab, kenapa hingga saat ini Ganjar tidak berani berterus terang soal kesiapannya maju sebagai capres.

Baca juga : Sahabat Ganjar Akan Bangun Perpustakaan Digital Terbesar Se-Indonesia

Kehati-hatian Ganjar ini, diakui Qodari, berbanding terbalik dengan sikap yang ditunjukkan Sandiaga Uno. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu, nekat mengutarakan keinginannya nyapres, di saat Prabowo baru saja menyatakan kesiapannya maju sebagai capres.

Apa pun yang diputuskan PDIP, Qodari yakin Ganjar bakal patuh. Mengingat di dunia politik, Ganjar sudah lama berkarir. Ini beda dengan Sandi yang berlatar belakang pengusaha dan terbilang baru terjun ke politik.

“Karena itu, secara ideologi dan ikatan emosional tidak sekuat Ganjar dengan PDIP dan ke Bu Mega. Jadi memang banting stirnya lebih memungkinkan Sandi dibandingkan Ganjar,” jelasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense