RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan pentingnya menjaga rasa persatuan dan kesatuan dari seluruh elemen bangsa. Ini dilakukan demi stabilitas keamanan dan ketertiban, agar tenang, aman dan damai.
Persatuan dan kesatuan, merupakan salah satu dari tiga kekuatan yang dimiliki bangsa Indonesia.
“Yang namanya persatuan, kesatuan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika itu, harus menjadi napas dalam hidup kita sehari-hari, tertanam di dalam jiwa sanubari kita. Itu tidak boleh tergantikan,” ujar Sigit.
Baca juga : Kapolri Tekankan Pentingnya Jaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa
Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Konsolidasi Kebangsaan Angkatan Muda Muhammadiyah bertajuk Mewujudkan Situasi Kebangsaan yang Damai, Tenang, dan Aman, di Malang, Jawa Timur, kemarin.
Untuk tetap dalam koridor persatuan dan kesatuan, Sigit mengajak Muhammadiyah serta elemen lainnya melakukan moderasi beragama, yang selama ini juga dilakukan Polri.
Dengan begitu, Indonesia akan jauh dari kemunculan kelompok-kelompok intoleransi, radikalisme dan terorisme.
Baca juga : Lepas Pasukan Perdamaian PBB, Kapolri: Selalu Pedomani Tribrata Dan Catur Prasetya
Dia mengingatkan, banyak kelompok yang mencoba mengganggu persatuan dan kesatuan Indonesia dengan upaya mengganti dasar negara Pancasila.
Namun, itu selalu gagal lantaran elemen bangsa memiliki tekad kuat untuk mempertahankan segala bentuk perbedaan sebagai kekuatan.
Sigit menyebut, keberagaman menjadi kekuatan dan modal bangsa untuk bisa melakukan lompatan jauh.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.