BREAKING NEWS
 

Perempuan Bersenjata Penerobos Istana Terafiliasi Jaringan Teroris? Kapolda Metro: Sedang Didalami...

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 25 Oktober 2022 14:29 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut, pihaknya tengah mendalami kemungkinan perempuan yang menodongkan senjata ke Paspampres di Istana Negara terafiliasi dengan jaringan terorisme di Indonesia.

Fadil mengatakan, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif dan mendalami latar belakang perempuan tersebut.

Baca juga : Digarap Polisi, Perempuan Berpistol Yang Coba Terobos Istana Negara, Mingkem

"Masih didalami. Itu sedang didalami ya. Polda Metro Jaya punya satuan tugas wilayah untuk dalami kejahatan terkait teror," ujar Fadil, Selasa (25/10).

Jenderal polisi bintang dua itu pun meminta masyarakat tidak khawatir dengan aksi yang dilakukan perempuan tersebut.

Adsense

Baca juga : Paspampres: Ini Bukan Upaya Penerobosan Ke Istana Kepresidenan

"Jadi poinnya adalah masyarakat enggak usah khawatir, situasi jakarta kondusif, kita mampu mencegah," tandasnya.

Sebelumnya, seorang perempuan diamankan polisi karena hendak menerobos Istana Negara, Jakarta Pusat dan menodongkan senjata api ke arah Paspampres. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Selasa (25/10).

Baca juga : Femmy Bersama Natasha Wilona Berbagi Inspirasi Jadi Wanita Cantik Seutuhnya

"Betul tadi di dekat Istana di Merdeka Utara. Tadi kita kan dari anggota bilang, dia bawa senjata todongkan ke Paspampres langsung sama anggota direbut, sama anggota Lantas," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman kepada wartawan, Selasa (25/10).

Latif menyampaikan, saat ini perempuan misterius tersebut sudah diamankan ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut. "Tadi satu orang perempuannya. Dibawa ke Subdit Kamneg Krimum," ungkap Latif.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense