Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Digarap Polisi, Perempuan Berpistol Yang Coba Terobos Istana Negara, Mingkem
Selasa, 25 Oktober 2022 13:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Polda Metro Jaya masih mendalami kasus perempuan yang membawa senjata api jenis FN, dan mencoba menerobos Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (25/10).
Polda juga tengah menelisik keterkaitan perempuan tersebut, dengan kelompok atau jaringan tertentu.
Baca juga : Paspampres: Ini Bukan Upaya Penerobosan Ke Istana Kepresidenan
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, perempuan tersebut masih diperiksa di Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, satuan khusus yang mendalami terorisme.
"Masyarakat tidak perlu khawatir situasi Jakarta. Situasinya kondusif. Kita berhasil mencegah," kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/10).
Baca juga : Heboh, Perempuan Terobos Istana Presiden, Todongkan Senpi Jenis FN
Fadil menyebut, identitas perempuan itu belum diketahui. Lantaran dia terus bungkam. Di samping tidak membawa kartu identitas.
Saat diamankan, perempuan itu tidak membawa buku atau catatan.
Baca juga : Bamsoet Ingatkan Pentingnya Kesetaraan Gender
Untuk mengetahui identitas perempuan itu, Fadil menyebut, pihaknya akan menggunakan teknologi pengenal wajah (face recognition) dan data sidik jari.
“Kami juga lakukan wawancara secara langsung. Sehingga, kita dapatkan identitas yang bersangkutan secara tepat, berdasarkan SOP saintifik," tandasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya