Sebelumnya
“Serapan tenaga kerja di sektor pariwisata, khususnya hotel, sudah mencapai sekitar 80 persen terhadap para pekerja yang saat masa pandemi dirumahkan,” katanya.
Nyoman menuturkan, Pemerintah masih harus memantau, menjaga dan meningkatkan pencapaian itu. Terutama, nanti pasca-G20. Terlebih pada 2023, diprediksi terjadi krisis global seperti inflasi, krisis pangan, energi, dan lain-lain yang bakal berdampak terhadap Indonesia.
“Kami berharap KTT G20 bisa merumuskan berbagai kebijakan signifikan dan membantu persoalan-persoalan yang menyangkut pembangunan manusia dan kebudayaan di Indonesia,” tutur Nyoman.
Kantongi Deal Investasi
Baca juga : Jelang KTT G20, Bandara Juanda Siapkan 17 Stand Parkir Pesawat
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, sebagai tuan rumah G20, Indonesia sukses mengantongi beberapa deal investasi.
“Ada deal investasi pada pertemuan G20, dengan beberapa negara. Namun angkanya belum bisa saya sampaikan,” ujar Bahlil.
Dia menyebut, Indonesia ketiban berkah dari pertemuan G20 di Bali.
“Berkahnya, Indonesia dipastikan akan kebanjiran investasi inklusif yang adil, berkualitas dan bertransformasi,” kata Bahlil.
Baca juga : Pertemuan Firli Bahuri Dengan Lukas Enembe Tak Dipermasalahkan Dewas KPK
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengakui, manfaat langsung memang dirasakan selama pelaksanaan G20 dan side event yang digelar di beberapa kota di Indonesia. Paling terlihat dari okupansi kamar hotel, permintaan conventional hall yang naik, kemudian pendapatan tiket penerbangan untuk rombongan G20.
“Namun untuk angka Rp 7,4 triliun seperti yang diungkapkan Pemerintah saya rasa terlalu over estimate,” kata Bhima kepada Rakyat Merdeka.
Ia memprediksi, perdagangan dan aktivitas pariwisata di Bali justru akan terganggu saat pelaksanaan KTT G20 pada 15-16 November mendatang. Karena turis asing yang mau masuk ke Bali mungkin tertunda akibat perhelatan G20.
“Belum lagi, akan ada pengetatan aktivitas pariwisata karena banyak pemimpin negara atau setingkat menteri yang hadir di KTT G20 nantinya,” lanjutnya.
Baca juga : Puluhan Ribu Pekerja Kena PHK
Bhima berharap, KTT G20 dapat mencari solusi dalam memecahkan masalah krisis pangan global.
“Beberapa agenda G20 perlu segera direalisasikan, salah satunya upaya mitigasi krisis pangan yang sudah jadi ancaman beberapa negara,” tegas Bhima. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.