BREAKING NEWS
 

Syukuri Saja, Dapat Order Replika Bola Piala Dunia 2022

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ABDUL SHOMAD
Jumat, 2 Desember 2022 09:05 WIB
Presiden Joko Widodo menerima cendera mata berupa bola Al Rihla yang akan digunakan di Piala Dunia 2022 Qatar dari Presiden FIFA Gianni Infantino di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022).(YouTube.com/Sekretariat Presiden)

 Sebelumnya 
Senada, @doddymjhimself juga men­gaku bangga karena bola made in Madiun, Indonesia dijual di toko-toko di sekitar stadion di Qatar.

Akun @Refanggaapriansyah.65 tidak kaget bola buatan Indonesia untuk suvenir Piala Dunia. “Justru lakunya memang untuk komersial,” tukasnya.

Akun @Muhadjir_M menuturkan, bola untuk Piala Dunia 2022 Qatar dijuluki “Al Rihla” yang berarti perjalanan. Kata dia, Adidas mempercayakan Global Way Indonesia untuk memproduksi bola ini.

Baca juga : Gile! Resign Demi Nonton Piala Dunia

“Sebelumnya (Global Way Indonesia) telah mengekspor ke Uni Emirat Arab, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, dan Brazil,” ungkapnya.

Akun @garinps ogah pusing dengan bola di Piala Dunia. Apakah bola itu di­gunakan untuk pertandingan Piala Dunia atau dijadikan cinderamata, yang jelas kegiatan ini telah memberi nafkah bagi produsen bola kaki di Indonesia.

“Dua pertiga bola di dunia dibuat di Pakistan dan sisanya dibuat di seluruh dunia,” beber @Yudo_Sudarmo.

Baca juga : Vlaar Jagokan Belanda Juara Piala Dunia

Akun @narcisca heran kenapa orang-orang baru sadar kalau bola buatan Indonesia buat suvenir. Padahal, sudah ketahuan dari jumlahnya yang mencapai jutaan. “Kalau di Pakistan dan China cuma ribuan,” katanya.

“Sejak awal sudah curiga, kalau benar dibuat di Indonesia biasanya banyak video yang me-review pabriknya,” sam­bung @Bagussdc.

Sebetulnya, kata @adhirachdian, sebe­lum Piala Dunia 2022, bola Piala Dunia dibuat di Indonesia. Di antaranya, Tricolore (1998), Fevernova (2002), Teamgeist (2006/2010), Bracuza (2014), Telstar 18 (2018). “Yang sekarang buatan China dan Pakistan. Berarti kemunduran kita yang malah diklaim dan ketahuan,” katanya. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense