Sebelumnya
“Teka-teki uang Rp 100 triliun milik Ferdy Sambo di rekening Brigadir J terbongkar, sebelum diblokir sudah ditarik,” kata @Widarto632.
Akun @Edam_T_Lonto menilai uang Rp 100 triliun di rekening Brigadir J sangat fantastis dan layak diblokir karena tidak wajar. Dia berharap, ada tindak lanjut dari aparat penegak hukum atas temuan dan keterangan pakar tersebut.
“Heran, perorangan dengan cash flow di rekening dengan nilai fantastis masa didiemin saja. Mana Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK),” kata @Cheese_Cake.
Baca juga : OJK: Kawal Perkembangan Industri SCF Di Indonesia Lewat Payung Hukum
Akun @Japemete heran kenapa uang ratusan triliun diatasnamakan rekening ajudan. Pastinya, kata dia, ini tidak masuk dalam laporan kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia meminta KPK mengecek semua rekening para ajudan pejabat tinggi kepolisian.
“Luar biasa, pengkhianat negara sesungguhnya. Sangat layak dijatuhi hukum mati,” tegas @Dalisman_Darsah.
Akun @Felixman_Feltix menduga, Brigadi J berencana ke luar dari Genk Sambo karena punya rekening jumbo padahal bukan punya dia, makanya dia ditembak.
Baca juga : Sinergikan Sains dan Ilmu Titen, Ganjar Buat Jateng Makin Tangguh Bencana
Akun @farelindo_jaya mensinyalir kasus yang melibatkan Ferdy Sambo lebih dari sekadar urusan syahwaat dan lendir.
“Ada hal yang jauh lebih besar pastinya, karena sampai berani ngorbanin nyawa dan jabatan,” ujar @farelindo_jaya.
Menurut @N_Bihaj_Sharatun, apapun argumentasi dari pihak bank, tetap saja artinya pernah ada lalu lintas uang sebesar Rp 100 triliun di rekening Brigadir J. Dia heran, dan tidak masuk akal karena selama ini aman-aman saja.
Baca juga : Yasonna Tegaskan Perlindungan dan Penegakan HAM
“Padahal bila orang sipil yang melakukan, pasti sudah diinterogasi pihak bank,” tukasnya. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.