BREAKING NEWS
 

Ke Istana, Gus Yahya Undang Jokowi Hadiri Harlah 1 Abad NU di Sidoarjo

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : MUHAMAD FIKY
Senin, 2 Januari 2023 19:10 WIB
Presiden Jokowi menerima Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (02/01/2023). (Foto: BPMI Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta. 

Dalam pertemuan tersebut, Yahya Cholil Staquf yang akrab disapa Gus Yahya ini menyampaikan tindak lanjut dari kegiatan G20 Religion of Twenty atau R20 yang digelar pada November 2022 lalu.

“Hasil G20 kami tindak lanjuti perkembangannya termasuk memperkuat hubungan dengan pihak-pihak pemimpin agama dan Pemerintah India. Mudah-mudahan tahun depan bisa terlaksana juga R20 di India di bawah kepemimpinan Presidensi India di dalam G20,” tutur Yahya saat menemui Presiden Jiokowi Senin (2/1).

Baca juga : Rais Aam PBNU Hadiri Harlah PP Al Huda Doglo Boyolali

Selanjutnya, Presiden Jokowi meminta agar Nahdlatul Ulama (NU) dapat terus melakukan konsolidasi secara intensif dalam menjalankan tugas dan menghadapi tantangan. 

Adsense

Yahya menyampaikan, bahwa NU siap untuk mengabdi dan menciptakan hubungan dengan masyarakat yang lebih baik.

“Presiden memberi arahan agar Nahdlatul Ulama sungguh-sungguh melakukan konsolidasi secara intensif sampai ke basis, karena ke depan ini kita akan banyak sekali tugas dan tantangan yang harus kita hadapi,” ujar Yahya.

Baca juga : Di Kandang Jadi Teman, Di Jalanan Jadi Lawan

Pada kesempatan tersebut, Yahya juga menyampaikan, bahwa PBNU mengundang Presiden Jokowi untuk dapat hadir dalam acara Hari Lahir 1 Abad Nahdlatul Ulama yang akan digelar di Sidoarjo, Jawa Timur. Harlah akan  dihadiri oleh para ulama dari berbagai negara.

“Alhamdulillah Presiden berkenan untuk bisa hadir. Mudah-mudahan tidak ada halangan. Insya allah nanti pada puncak peringatan itu akan kita selenggarakan resepsi besar di Gedung Olahraga Delta di Sidoarjo dan akan dihadiri tidak kurang dari 1 juta jemaah Nahdlatul Ulama, para ulama-ulamanya, bahkan para ulama-ulama dari berbagai negara seluruh dunia yang insyaallah akan turut hadir dalam acara tersebut,” ucap Ketum PBNU.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense