BREAKING NEWS
 

Urusan Cawapres

Koalisi Anies Rawan Retak

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : UJANG SUNDA
Rabu, 18 Januari 2023 08:00 WIB
Bakal Calon Presiden dari Partai NasDem Anies Rasyid Baswedan (kiri) menyampaikan orasi politik saat menghadiri rapat akbar dan kader Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/12/2022). Kunjungan Anies Rasyid Baswedan tersebut dalam rangka safari politik sekaligus silaturahmi dengan para relawan dan kader Partai NasDem. (ANTARA FOTO/Arnas Padda/wsj).

 Sebelumnya 
Jansen berharap, Koalisi Perubahan mengerti aturan main yang telah disepakati. “Jadi mari kita kader tiga partai ini tertib komunikasi ke publik. Karena beda kursi NasDem/Demokrat/PKS itu tipis-tipis aja sebenarnya: 59/54/50. Jadi, jangan ada yang merasa sok paling mendominasi dengan terus buat pernyataan ‘sesuka pikirannya’. Mari kita kurangi berpolemik agar koalisi ini kokoh!” pesannya.

Juru Bicara PKS, M Kholid menilai, penting bagi Koalisi Perubahan memutuskan bersama terkait hal strategis. Termasuk saat membahas pendamping Anies. Ketiga partai harus duduk bersama, berdialog dengan rendah hati, rasional, dan objektif.

Kholid menyebut cawapres pendamping Anies Baswedan harus memiliki visi yang sama. Pihaknya juga mempertimbangkan sosok yang memiliki kapasitas menang tinggi.

Baca juga : Anies-AHY Paling Mantul

“Visinya adalah memilih yang terbaik untuk bangsa Indonesia ke depan. Kalau visinya adalah politik kebangsaan, politik kenegaraan, maka setiap pihak dalam anggota koalisi perubahan akan menemukan titik temu yang terbaik,” tutur Kholid.

Apa kata pengamat soal ini? Pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, sebaiknya urusan cawapres diserahkan ke Anies. Apalagi, NasDem sebelumnya sudah mengatakan menyerahkan sepenuhnya ke Anies.

“Ini bisa membuat diskusi Koalisi Perubahan mulai dari awal lagi,” katanya.

Baca juga : Puan Rendah Hati

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah memprediksi, koalisi Anies masih dinamis. Sehingga, kriteria bakal cawapres Anies akan terus mengalami perubahan. Sekalipun mantan gubernur DKI Jakarta itu telah menentukan pendampingnya. “Tidak menjamin koalisi utuh hingga pemilihan,” ulasnya.

Komunikasi yang mengemuka antar mitra koalisi masih mungkin berubah-ubah, tidak solid. Namun, hal itu tidak dapat dijadikan rujukan soal bertahan atau tidaknya koalisi. Faktor utama penentu koalisi hanya kan terlihat di semester kedua tahun ini.

Artinya, dengan situasi saat ini, solusinya cawapres Anies bukan kader partai. Nama Andika Perkasa bisa saja menjadi solusi. Mengingat mantan panglima TNI ini cukup dekat dengan Susilo Bambang Yudhoyono. Di sisi lain, Paloh Cs juga harus bisa bersabar. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense