BREAKING NEWS
 

Hei Netizen, Bantu KPK Nih Viralkan Harta Pejabat Yang Nggak Wajar

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 1 Maret 2023 20:47 WIB
Rafael Alun Trisambodo. (Foto: Oktavian/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta bantuan media massa dan netizen untuk menelusuri dan mengungkap kekayaan tidak wajar para pejabat negara.

Salah satunya, harta kekayaan mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Rafael Alun Trisambodo.

"Coba teman-teman wartawan dan netizen kalau itu bisa melacak aset para pejabat penyelenggara negara, kemudian viralkan. Sehingga apa? Banyak yang gerak. Itu kan juga salah satu dorongan supaya pejabat tidak bertindak macam-macam. Kan begitu. Itu sebetulnya dorongnya ke sana," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Baca juga : KPK Gemes, Ingin Ada Sanksi Buat Pejabat Yang Nggak Lapor LHKPN

Menurut dia, berdasarkan pemantauan komisi antirasuah, ada sejumlah pejabat negara yang laporan harta kekayaannya tidak sesuai dengan profil gaji dan jabatannya.

Adsense

Baik yang jumlah hartanya sangat besar, atau justru terlampau minim. Alex berharap, masyarakat tidak hanya berhenti pada Rafael. Tapi juga, aset-aset milik pejabat negara lainnya.

"Jangan berhenti di yang bersangkutan. Banyak pejabat kita yang berperilaku demikian," tegasnya.

Baca juga : Moeldoko: Kartu Prakerja Beri Harapan Baru Buat Anak Muda

Terpisah, Deputi Penindakan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan mengungkapkan, kekayaan pejabat umumnya baru diketahui jika viral di media sosial, seperti pada kasus Rafael Alun Trisambodo.

Kekayaan Rafael baru ditelusuri setelah anaknya, Mario Dandy Satriyo tersandung kasus penganiayaan terhadap anak pengurus GP Ansor, David Ozora. Mario Dandy diketahui sering memamerkan gaya hidupnya yang mewah di medsos. 

"Terus terang kita apresiasi ke masyarakat dan media karena gara-gara foto-foto viral itu Saya tahu (aset Rafael) di Minahasa Utara karena media juga bahwa ada aset di sana sini," beber Pahala. â– 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense