BREAKING NEWS
 

Nembak Kaca Kantor MUI, Lalu Nembak Diri Sendiri

“Nabi Palsu” Mati Karena Jantungan

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 3 Mei 2023 08:00 WIB
Anggota Polisi memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta, Selasa (2/5/2023). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM).

 Sebelumnya 
Usut punya usut, ternyata Mustofa pernah mengirim surat ke MUI untuk menemui salah satu pimpinan. Namun, surat itu tidak digubris, lantaran maksud dan tujuannya tidak jelas.

“Surat belum terkonfirmasi maksud dan tujuannya apa secara eksplisit. Kalau ditindaklanjuti juga belum tahu ditindaklanjutinya seperti apa,” kata Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am.

Kemudian, datang surat lanjutan. Kali ini ada tembusan ke Kapolda Metro Jaya. Niatnya masih sama, ingin bertemu pimpinan MUI. Surat itu tertanggal 23 Juli 2022. Di dalam suratnya, Mustofa mengancam akan mencari senjata api jika niatnya bertemu pimpinan MUI tidak dikabulkan.

Baca juga : Teroris Papua Makin Ganas

Ia pun bakal menembak pejabat di negeri ini, terutama orang-orang MUI. Lantaran sudah lelah berjuang untuk mendapatkan keadilan. Namun, tidak dijelaskan apa masalahnya. “Surat ini yang kita temukan di dalam file setelah kita upayakan untuk mencarinya,” kata Ni’am.

Ia pun tak menyangka, jika pelaku benar-benar melakukan penembakan. Apalagi Ni’am dan Anwar Abbas ada di tempat kejadian. Beberapa pimpinan lain juga hadir, seperti Wakil Ketum MUI Buya Basri Bermanda dan KH Marsudi Syuhud.

Kata Ni’am, para pimpinan sedang melakukan rapat dari pukul 10.00 WIB sampai menjelang azan Zuhur. Mereka membahas soal halal bihalal dengan sejumlah ormas usai libur lebaran.

Baca juga : Optimalkan TJSL BUMN, BNI Salurkan Beasiswa Hingga Paket Ketahanan Pangan

“Insiden terjadi pukul 11.15 WIB, tapi belum diketahui secara langsung, karena kita kan sedang rapat. Diketahuinya baru jelang penutupan, kurang lebih jam 11.40 WIB,” ungkapnya.

Apakah pelaku terindikasi ikut aliran sesat? Ni’am belum bisa menyimpulkan. Sebab perlu pendalaman dan kajian lebih lanjut.

Lalu apa motif pelaku? Ditemui dilokasi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto memastikan pihaknya akan mendalaminya. Karyoto sedikit membeberkan identitas pelaku. Kata dia, pelaku merupakan mantan narapidana kasus perusakan kaca Kantor Gedung DPRD Provinsi Lampung, pada tahun 2016.

Baca juga : Pembangunan IKN Diawali Identifikasi Potensi Bencana

Namun, Karyoto belum bisa bicara banyak. Sebab saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. “Kami tidak bisa jelaskan satu-satu, ini masih kita akan teliti,” tegasnya

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengecam terjadinya penembakan di Kantor MUI. Menurutnya, tindak kekerasan tidak bisa dibenarkan, apa pun motif dan tujuannya. Ia pun meminta Polri bertindak cepat menangani peristiwa ini, sebab kejadian ini bukan hanya teror kepada MUI, tapi juga terhadap seluruh umat Islam. “Saya yakin Polri profesional,” tukas Menag. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense