Sebelumnya
“Itu adalah pengalaman yang luar biasa dan saya menganggap sebagai kehormatan besar bahwa Presiden mengundang saya untuk naik sepeda bambu bersamanya ke tempat yang indah di taman botani ini,” ucap Albanese, saat itu.
Usai pertemuan ALM, Albanese lanjut mengajak Jokowi mengunjungi Sumatran Village, Taronga Zoo. Di kebun binatang ini, Jokowi disambut dengan tarian dari anak-anak Indonesia sambil menyanyikan lagu “Abang Tukang Bakso”.
Jokowi tampak tersenyum dan sesekali ikut bernyanyi sambil menggerakkan tangan mengikuti gerakan yang dilakukan oleh anak-anak. Jokowi kemudian diajak melihat harimau sumatra secara langsung. Tiga harimau tampak terlihat di depan kaca saat keduanya menghampiri tempat tersebut.
Baca juga : Tiba Di Sydney Setelah Terbang 7 Jam, Jokowi Disambut Banyak Pejabat Australia
Acara kenegaraan ditutup dengan jamuan santap malam di kediaman Albanese di Kirribilli House. Acara makan malam ini menjadi akhir dari kegiatan kunjungan hari kedua Jokowi di Sydney, Australia. Dalam acara ini Jokowi dan Albanese kompak mengenakan baju batik motif khas Indonesia.
Begitu tiba di lokasi, Jokowi dipersilakan Albanese untuk memasuki kediaman resminya. Selanjutnya, Jokowi menandatangani buku tamu dan berfoto bersama dengan Albanese.
Albanese lalu mengajak Jokowi menuju teras belakang rumah untuk menikmati suasana malam kota Sydney. Dari tempatnya berdiri, kedua pemimpin negara dapat melihat dua ikon Kota Sydney, yaitu Sydney Opera House dan Harbour Bridge.
Baca juga : SIM Keliling Tangsel Kamis 8 Juni, Cek Disini Lokasinya
Setelah itu, Albanese mengajak Jokowi minum teh bersama di area dalam rumah. Kedua pemimpin negara larut dalam perbincangan santai malam itu. Pada pukul 20.05 waktu setempat, Jokowi meninggalkan Kirribilli House untuk kembali ke hotel tempatnya bermalam.
Dalam pertemuan tahunan ini, kedua pemimpin sepakat memperkuat hubungan Australia-Indonesia agar siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan. Terkait tantangan perubahan iklim yang mendesak, Australia menginisiasikan dana AUD 50 juta atau setara Rp 501 miliar, melalui Kemitraan Iklim dan Infrastruktur Australia-Indonesia untuk mendatangkan pendanaan iklim swasta ke Indonesia.
Kedua kepala negara juga menyambut baik rencana Permodalan Ekspor Australia membangun fasilitas pembiayaan modal senilai 200 juta dolar AS atau setara Rp 2,9 triliun bersama PLN, untuk mendukung transisi energi di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.