RM.id Rakyat Merdeka - Bekerja secara optimal, Tenaga Ahli, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mampu mencapai Indeks Desa Membangun (IDM) 0,756 dengan Kategori Desa Maju dan menduduki rangking 118/434 tertinggi di Sumatera Selatan.
"Atas capaian ini, artinya kinerja dari tenaga ahli, pendamping desa dan pendamping lokal desa di Kabupaten Muba tengah menunjukkan hasil yang cukup baik. Saya apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh TPP P3MD Kabupaten Muba yang telah bekerja keras untuk mewujudkan IDM Kabupaten Muba yang bebas dari Desa Berkembang," kata Pj Bupati Muba Apriyadi Mahmud di Ruang Rapat Serasan Sekate, Selasa (1/7).
Apriyadi Mahmud juga menyampaikan, bahwasanya Pendamping Lokal Desa (PLD) adalah Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang bekerja di wilayah desa.
Baca juga : Cuma Kasih Peringatan, Banteng Masih Lembek Ke Budiman
Memiliki tugas pokok PLD sesuai Peraturan Menteri Desa, PDTT Nomor 19 Tahun 2020 yaitu, fasilitasi dan pendampingan terhadap kegiatan pendataan, percepatan pencapaian SDGs Desa, fasilitasi dan pendampingan pengembangan ekonomi lokal, meningkatkan partisipasi masyarakat, melakukan aktivasi kelembagaan masyarakat, meningkatkan kapasitas diri, melaksanakan tugas lain dari kementerian.
"Beberapa tugas ini juga selaras dengan program Pemkab untuk memajukan Muba. Untuk itu, setelah rapat ini diharapkan agar lebih aktif melakukan koordinasi dengan pemerintah, meningkatkan perencanaan dan lakukan rakor per tiga bulan sekali atau lebih. Intinya mari kita saling bantu dan saling support untuk kemajuan Kabupaten Muba," ungkapnya.
Plt Kepala Dinas PMD Erdian Syahri mengatakan, pertemuan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Muba bersama dengan Bupati ini merupakan momentum yang pertama.
Baca juga : Jokowi Mulai Geber Perbaikan Jalan Di Sejumlah Provinsi
Tujuan dari Rakor ini yaitu, untuk mengidentifikasi berbagai masalah yang dihadapi oleh desa mengenai beberapa progres yang belum tercapai.
"Namun, Alhamdulillah untuk sejauh ini tupoksi TPP sangat sejalan dengan program Pemkab Muba dan mencapai IDM 0,756 dengan Kategori Desa Maju dan menduduki rangking 118/434 tertinggi di Sumsel," tuturnya.
Sementara itu, Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Muba Dedy Dharma Riza Saputra menyampaikan, perkembangan status IDM di Kabupaten Muba tahun 2023 terdapat 229 Desa.
Baca juga : Gempa M5,1 Guncang Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami
Sebanyak 53 desa masuk kategori mandiri, sebanyak 111 desa masuk kategori maju, 64 desa masuk kategori berkembang, 1 desa masuk kategori tertinggal dan tidak ada desa yang masuk kategori sangat tertinggal.
"Untuk ke depan, kita akan terus mengoptimalkan kinerja untuk kemajuan Muba. Di tahun ini kita patut bersyukur dikarenakan Kabupaten Muba menduduki peringkat-1 indeks Kabupaten Se-provinsi Sumsel. Serta satu-satunya Kabupaten yang mempunyai status Kabupaten Maju Se-provinsi Sumsel dan rangking 118 dari total 434 Kabupaten se-Indonesia," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.