BREAKING NEWS
 

Warga Ramai-Ramai Ikhlaskan Rumahnya Untuk Baliho Ganjar-Mahfud

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Senin, 13 November 2023 21:21 WIB
Pencopotan alat peraga dan atribut Capres Ganjar Pranowo direspons warga. Dari berbagai daerah muncul pernyataan dari warga yang mengikhlaskan rumahnya dipasang baliho Ganjar Pranowo. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pencopotan alat peraga dan atribut Capres Ganjar Pranowo direspons warga. Dari berbagai daerah muncul pernyataan dari warga yang mengikhlaskan rumahnya dipasang baliho Ganjar Pranowo.

Sejak kemarin foto dan video dari warga beredar di media sosial. Warga membuat tulisan di kain, kardus, dan kertas yang ditempel di pagar dan tembok rumah. 

Dalam sebuah video, warga di Kecamatan Ulujami, Pemalang, menyatakan kesiapan bila rumahnya dipasangi baliho Ganjar Pranowo. Lantaran ia merasa sedih baliho, spanduk, maupun banner Ganjar Pranowo banyak dicopoti oleh pihak tertentu. 

“Melihat banyaknya baliho Ganjar dicopotin, saya sangat sedih. Saya siap rumah saya untuk dipasang balihone Mas Ganjar. Silakan untuk dikirimkan ke Mas Ganjar. Terima kasih,” katanya.

Selain video, banyak pula foto-foto yang beredar berisi tulisan pada kertas atau media lainnya, berisi pernyataan senada. Misalnya, foto yang diambil dari sebuah rumah di wilayah Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar). Dalam foto itu terdapat tulisan: ‘Rumah ini sangat siap dipasangi baliho Ganjar-Mahfud’.

Baca juga : Top! Ratusan Ulama Se-Tangerang Raya Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD

Tak hanya beredar secara berantai melalui layanan perpesanan WhatsApp (WA), video dan foto serupa juga viral di media sosial (medsos), khususnya platform X atau Twitter.  Misalnya Jhon Sitorus dengan akun @Miduk17 juga mengunggah video dan foto bernada serupa.

Pada foto yang diunggah @yusuf_dumdum, terdapat gambar bertuliskan ‘silakan pasang baliho Ganjar di rumah saya. Biar bukan keluarga pejabat, tidak akan dicopot!!!’. Pada tag lokasi foto tersebut bertuliskan alamat: Sampora, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. 

Dari pantauan sosmed, warga yang mengunggah foto dan video berasal dari berbagai daerah. Diantaranya dari Cilincing Jakarta Utara dan Cengkareng Jakarta Barat. Ada juga dari Kota Baru Kalimantan Selatan.

Adsense

Banyak juga warga dari sejumlah daerah di Jawa Barat. Yakni Kuningan, Cirebon, Ciamis, Karawang, dan Tasikmalaya.  

Selain itu ada juga Jawa Tengah seperti Pati dan Pemalang. Juga Tuban dan Pasuruan Jawa Timur.

Baca juga : Ulama Hingga Kiai Se-Sukabumi dan Bogor Sepakat Dukung Ganjar-Mahfud

Sebelumnya, baliho Ganjar-Mahfud banyak dicopot oleh pihak tertentu di sejumlah daerah di Indonesia. Termasuk jelang kedatangan Ganjar di Pematang Siantar, Sumut.

Hal ini memantik reaksi Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud. Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, menyayangkan aksi pencopotan tersebut. 

Todung menyebut, aksi tersebut membuat banyak pihak marah. Sebab, aksi dari aparatur negara tersebut mencederai demokrasi.

"Begitu banyak kejadian yang mencederai proses demokrasi, Kami sangat kesal dan marah," kata Todung di Jakarta, Sabtu (11/11/2023).

Todung mempertanyakan, dari sekian banyak baliho bakal pasangan capres-cawapres, mengapa yang disasar adalah milik Ganjar-Mahfud. Karenanya, Todung mengajak semua elemen masyarakat untuk turut mengawasi.

Baca juga : Hisnu Gelar Sholawat Dan Doa Untuk Kemenangan Ganjar-Mahfud Di Pilpres 2024

"Kita harus terus menerus berteriak soal netralitas aparat," ujarnya.

Adapun pihaknya akan meluncurkan pos pengaduan dan mengundang semua pihak untuk melapor ke 'call center' netralitas aparat negara dalam waktu dekat. Todung mengimbau pejabat dan aparat pemerintahan untuk menjaga netralitas dan integritas pemilu.

"Ujung tindakan ketidaknetralan aparat pasti nantinya akan bermuara ke sengketa pemilu. Kalau pemilu ini cacat maka legitimasi hasil pemenang pemilu tidak akan diperoleh," jelas Todung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense