BREAKING NEWS
 

KPK Duga SYL Jalan-Jalan Ke Luar Negeri, Tapi Disamarkan Jadi Perjalanan Dinas

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 15 Mei 2024 15:41 WIB
Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka.

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga, eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) jalan-jalan ke luar negeri tapi dibuat seolah-olah merupakan perjalanan dinas.

Hal ini didalami penyidik komisi antirasuah saat memeriksa Dua pemilik Suita Travel, Hardly Lafian dan Michele Kezia Sultan Jaya, serta Pegawai Accounting Suita Travel, Nur, di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Sulawesi Selatan pada Selasa (14/5/2024).

“Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain kaitan dugaan aliran uang dari tersangka SYL yang digunakan untuk perjalanan keluar negeri seolah-olah dalam rangka dinas,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) Pemberitaan KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Rabu (15/5/2024).

Baca juga : Jaga Kesehatan Jemaah Haji, 62 Ton Obat Disiapkan di Madinah

Sebelumnya, dalam persidangan terungkap, SYL menggunakan jasa Suita Travel untuk umrah ke Tanah Suci. Namun, SYL tak merogoh kocek pribadinya.

Adsense

Dia memalak Lima Direktorat di Kementerian Pertanian (Kementan), masing-masing Rp 200 juta.

Hal ini diungkapkan eks Bendahara Pengeluaran Direktorat Jenderal Prasarana Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementan, Puguh Hari Prabowo, saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi SYL, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (8/5/2024).

Baca juga : Jangan Tergiur Pergi Haji Tanpa Antre, Bukan Berkah Malah Dapat Musibah

Awalnya Puguh menceritakan, dirinya pernah dipanggil untuk datang ke salah satu ruangan di Kementan untuk bertemu Kepala Tata Usaha (KTU) dan Kepala Bagian Umum Kementan.

“Saya dipanggil dan mendapat arahan untuk mengumpulkan Rp 1 miliar, untuk kegiatan Arab Saudi, atau umrah Pak, bahasanya,” kata Puguh.

Dalam perkara ini, Jaksa KPK mendakwa SYL menerima uang sebesar Rp 44,5 miliar hasil memeras anak buah dan direktorat di Kementan untuk kepentingan pribadi dan keluarga.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense