RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengaku tak tertarik untuk maju kembali sebagai calon pimpinan (capim) periode 2024-2029.
“Saya tidak ikutan lagi mendaftarkan diri,” ujar Nawawi kepada wartawan, Senin (15/7/2024).
Alasan Nawawi, terlalu banyak masalah yang harus diurusi dalam komisi ini.
Baca juga : Ikuti Jejak Nurul Ghufron, Johanis Tanak Juga Daftar Capim KPK
“Terlalu banyak 'persoalan' di lembaga ini dan itu bukan hanya soal pimpinan,” tegasnya.
Sebelumnya, dua pimpinan KPK, yakni Nurul Ghufron dan Johanis Tanak menyatakan akan maju sebagai capim KPK.
Pendaftaran capim dan calon Dewas KPK dibuka selama 20 hari, yaitu sejak 26 Juni hingga 15 Juli 2024. Pendaftaran akan ditutup pada hari ini pukul 24.00 WIB.
Baca juga : Ibunda Doakan Nikson Dapat Takdir Terbaik Di Pilgub Sumut
Untuk mendaftar sebagai capim dan calon dewas KPK, pendaftar harus terlebih dahulu membuat akun di laman https://apel.setneg.go.id/.
Nantinya setelah melalui proses pendaftaran dan tahapan seleksi lainnya, akan dipilih 10 nama capim dan 10 nama calon dewas KPK yang akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kemudian diteruskan ke DPR RI.
Selain Ghufron dan Tanak, ada juga pihak internal yang mendaftar sebagai capim KPK, yakni Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.