BREAKING NEWS
 

Kembalikan PKB Ke NU, PBNU Bentuk Pansus

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Jumat, 26 Juli 2024 10:32 WIB
Sekretaris Jenderal PBNU, Gus Saifullah Yusuf jumpa pers soal rencana membentuk Pansus PKB, Jumat (26/7).

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal PBNU, Gus Saifullah Yusuf mengatakan, saat ini pihaknya sedang membentuk tim lima atau Panitia Khusus (Pansus) tentang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tim ini bertugas untuk meluruskan sejarah sekaligus mengembalikan PKB yang dipimpin   Muhaimin Iskandar  ke pemilik sahnya, yakni NU

Ia menilai, elit PKB banyak membuat pernyataan yang melenceng dari fatsun awal berdirinya PKB. Bahkan ada upaya yang nyata dan sistematis yang dilakukan elit PKB guna menjauhkan PKB dari struktural NU.

Baca juga : PKS Ngarep Masuk Kabinet

“PBNU sedang berdiskusi. Jika diperlukan, pembentukan tim lima akan segera dilakukan. Langkah ini setelah melihat pernyataan elit-elit PKB yang ahistoris. Ada tanda-tanda mereka akan membawa lari dari sejarah berdirinya PKB,” katanya ketika ditanya wartawan Jumat (26/7).

Adsense

Ia menjelaskan, PKB didirikan oleh struktur NU dalam hal ini PBNU hingga ke cabang, MWC dan ranting NU. Sehingga tanpa struktur NU, PKB tidak akan pernah terbentuk.

Baca juga : Terbang Ke Jatim, Jokowi Buka Pameran Kelapa

Gus Ipul, sapaan akrabnya, ini mencontohkan beberapa pernyataan elit-elit PKB yang menganggap bahwa PBNU tidak perlu didengarkan. Padahal tanpa mendengarkan PBNU, PKB terbukti gagal dalam proses pemilihan Presiden beberapa waktu lalu.

Sementara itu, tim lima yang akan dibentuk ini akan menyerupai tim lima yang pada awal reformasi dulu pernah dibentuk PBNU untuk mendirikan PKB. Tim lima ini akan segera diwujudkan jika mendapatkan persetujuan dari Rais Aam KH Miftachul Ahyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf.

Baca juga : Aboe Bakar Lobi Fraksi Lain Bentuk Pansus Judol

“Kita akan undang bergabung seluruh tokoh, para aktivis NU untuk dimintai pendapatnya terkait hal ini,” kata Gus Ipul. 
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense