Dark/Light Mode

Memaksimalkan ETPD untuk Genjot Pendapatan

Selasa, 25 Juni 2024 18:05 WIB
Kepala Bapenda Banten, Deni Hermawan (kiri) dalam ekspose monitoring Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) tahun 2023, di Lingkungan UPTD, Senin 24 Juni 2024. (Foto: Bapenda Banten)
Kepala Bapenda Banten, Deni Hermawan (kiri) dalam ekspose monitoring Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) tahun 2023, di Lingkungan UPTD, Senin 24 Juni 2024. (Foto: Bapenda Banten)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten menggelar acara ekspose monitoring Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) tahun 2023, di Lingkungan UPTD, Senin 24 Juni 2024. 

Kepala Bapenda Banten, Deni Hermawan, menjelang akhir semester I-2024 memasang target di 50 persen, dan pencapaian tahun ini melebihi target.

"Kita pencapaian tahun kemarin lebih baik. Tentu kita berharap banyak yang direncanakan sesuai dengan harapan kita," ungkapnya.

"Dinamika sekarang yang harus dicermati adalah pada pajak daerah posisi saat ini PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) masih di 43 (persen), BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) 44 (persen)," tambahnya.

Baca juga : 20 Tahun Makan Gaji Buta, Gugat Perusahaan

Deni melanjutkan, ini adalah sebuah fenomena yang harus dicermati, namun demikian Bapenda Banten ingin melakukan upaya pencapaian.

"Saya ingin sampikan bahwa perhatikan pencapian terbaik sesuai harapan, mengingat bahwa beberapa UPT (Unit Pelayanan Teknis) yang harus terus digencot pencapaiannya. Walaupun secara umum sudah aman," ujarnya.

"Mari kita bekerja bersama dalam mencapai tujuan kita bersama. ETPD yang akan kita ekspose kinerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi yang direncanakan," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pendapatan Bapenda Banten, Iswandi menegaskan, ada beberapa hal pencapaian semester I-2024 dari target 50 persen secara umum rata, diperlihatkan mencapai 47-48 persen.

Baca juga : Anas Berharap Kurban Jadi Momentum Untuk Penyadaraan

"Tapi ada beberap hal yang bisa disarankan agar UPT selama satu minggu ini mohon dilaksanakan razia, ada pertemuan atau pendekatan pada optimalisasi kenaikan persentase target realisasi. Untuk pendaftaran kendaran baru dokumennya agar dapat segera diproses," jelasnya.

Di tempat sama, Sekretaris Bapenda Banten, Rita Prameswari mengakui, upaya yang dilakukan mulai dari razia, sinergi dengan BJ kolaborasi dengan Polda Metro Jaya.

"Kami tetep optimis menjalankan upaya optimalisasi," ucapnya.

Tak sampai di situ, kata Rita, Bapenda Banten juga berkolaborasi dengan pihak kepolisian menjalankan samling. "Samling dan penambahan jam pelayanan, ini adalah capaian kita untuk meningkatkan pendapatan. Makanya, kita juga bekerja sama dengan pihak kepolisian," tegasnya.

Baca juga : PB PBI Lahirkan AD/ART Baru untuk Mencapai Prestasi Dunia

Kabid Rembang Bapenda Banten, Astri menjelaskan, bahwasannya sekarang ini ETPD merupakan suatu pilihan bagi masyarakat untuk layanan PKB.

"Target kami presentase dari setiap tahun harus meningkat, mulai dari tahun 2021 ada kenaikan ini menjadi alternarif apabila WP (wajib pajak) mengalami kesulitan pada layanan samsat," tuturnya.

Diketahui, saat ini pertumbuhan indeks digitalisasi tahun 2023 sebesar 97,9 persen. Pada saat itu, Kepala Bapenda Banten juga mengapresiasi terhadap 12 UPTD dalam peningkatan penerimaan secara non tunai, hal ini terbukti bahwa peningkatan dalam elektronifikasi dengan capaian Implementasi peta jalan ETPD 100 persen. (Adv)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.