Sebelumnya
Adapun uang kerugian negara itu Rp 29.353.872.000.000, diantaranya dibagi-bagikan kepada sejumlah pihak. Mulai dari Suparta melalui PT Refined Bangka Tin sebesar Rp 4,57 triliun dan Amir Syahbana sebesar Rp 325 juta.
Selain itu, uang haram juga mengalir ke Manajer PT Quantum Skyline Exchange (QSE) Helena Lim dan perpanjangan tangan PT Refined Bangka Tin (RBT) Harvey Moeis yang juga suami aktris Sandra Dewi.
“Helena Lim selaku Manajer PT QSE dan Harvey Moeis selaku perpanjangan tangan dari PT RBT menerima Rp 420 Miliar,” ungkap Jaksa.
Baca juga : Jasra Putra: Peringatan Keras Untuk Kita Semua
Selain nama-nama di atas, ada juga Hendry Lie selaku beneficial owner atau pemilik manfaat PT TIN yang mendapat keuntungan Rp 1.059.577.589.599,19 (Rp 1 triliun) dan memperkaya korporasi PT Agung Dinamika Teknik Utama Rp 10.387.091.224.913,00 (Rp 10 Triliun).
Kasus yang sempat bikin heboh di awal penangkapannya ini menuai reaksi dari warganet. Banyak warganet yang kaget dengan pembagian uang hasil korupsi itu.
“Korupsi Timah yang telah merugikan keuangan negara 300 T, Rp 29.353.872.000.000-nya dibagi-bagi. Enak benar yaa. Sudah saatnya diterapkan hukuman mati untuk para koruptor alias para garong/perampok uang rakyat untuk efek jera,” tegas akun @Yom_N_Friends.
Baca juga : Kurniasih Mufidayati: Edukasi Bahaya GGL Harus Ditingkatkan
“Jika Pemerintah berkomitmen memberantas sindikasi kejahatan/ koruptor silahkan lakukan dari Harvey Moeis dan mereka yang terlibat di tambang ilegal. Jangan kita bermimpi Indonesia bisa maju di 2045 nanti tapi kejahatan ada di lingkaran kalian,” ujar akun @marpaung913.
Netizen lain menyindir sikap Harvey Moeis dan Helena Lim yang kerap pamer kehidupan mewah. “Maling yang bodoh adalah maling yang habis mencuri malah pamer kalau dia berhasil mencuri. Lalu pura-pura tersipu malu dan pura-pura merendah. Lah maling kok merangkap sosiopat? Maksudnya saya itu Harvey Moeis, atau ada yang lain? Waktunya tidur,” sindir akun @ranggape_.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 1 Agustus 2024 dengan judul Sidang Perdana Korupsi Timah, Harvei-Helena Kecipratan 420 M
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.