Dark/Light Mode

Muncul Di Ujung

Anak Ketua Umum PPP Maju Pilwalkot Cilegon

Kamis, 1 Agustus 2024 07:30 WIB
Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Sahruji
Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Sahruji

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Cilegon mendorong Fajar Hadi Prabowo maju di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cilegon. Fajar merupakan anak Plt Ketua Umum partai berlambang Ka’bah tersebut

Nama Fajar Hadi Prabowo muncul di sesi akhir penjajakan figur yang bakal diusung PPP untuk maju Pilwalkot Cilegon.Fajar merupakan putra dari Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) PPP, Mardiono.

“Figur yang kita usung saudara Fajar, putra Ketua Umum PPP sekaligus mantan Wantimpres,” ungkap Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Sahruji, Rabu (31/7/2024).

Padahal sebelumnya, PPP sempat mengutarakan akan mendukung pasangan calon (paslon) Isro Mi’raj-Nurrotul Uyun. Bahkan, partai yang tidak lolos parliamentary threshold hasil Pemilu 2024 versi Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini sempat berkomunikasi dengan paslon Helldy Agustian-Alawi Mahmud.

Sahruji mengatakan, PPP belummemutuskan posisi untuk Fajar, apakah sebagai bakal calon wali kota (bacawalkot) atau calon wakil wali kota (bacawawalkot). Dia mengaku, masih terus melakukan komunikasi dengan partai politik (parpol), maupun dengan bakal cawalkot.

Baca juga : BIN Siap Bertransformasi Jadi World Class Intelligence

“PPP belum koalisi dengan partai yang sudah mengusung calon wali kota. Kami masih dinamis, masih mungkin membangun koalisi dengan siapapun,” katanya.

Sahruji menilai, Fajar layak memimpin Kota Cilegon. Menurut dia, figur yang diusung PPP memiliki potensi untuk menjadileader dengan pengalaman memimpin perusahaan. “Lalu S1 nya di Australia. Dan dia juga tentu punya pengalaman-pengalaman yang sudah dimiliki,” bebernya.

Selain itu, Fajar juga merupakan warga kelahiran Kota Cilegon. Tepatnya di Tegal Wangi, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol. Fajar menge­nyam pendidikan dari SD hingga SMP di Kota Cilegon.

“Selain itu, kenapa kami mengusung calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Cilegon, juga karena perolehan suara kursi PPP di DPRD Cilegon yang naik. Dari 2 menjadi 5 kursi,” jelasnya.

Sahruji menegaskan, bukan Fajar yang meminta izin untuk dicalonkan. Melainkan, kata dia, justru DPC PPP Cilegon yang mengusulkan Fajar untuk diusung pada Pilkada 2024.

Baca juga : PKB Sedang Belanja Masalah

“Sudah kami usulkan dari jauh-jauh hari dan itu sudah sempat bocor di publik PPP akan mencalonkan anak ketum, tapi kan ini harus memakan waktu sehingga baru saat ini lah me­nyatakan beliau siap,” katanya.

Sebelumnya, pasangan bakal calon Wali Kota Cilegon dan Wakil Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian-Alawi Mahmud (Helldy-Alawi) mengajak PPP Kota Cilegon ikut dalam gerbong koalisi yang mendukungnya.

Alawi mengaku telah melaku­kan komunikasi dengan PPP. Menurut dia, pertemuan dengan PPP Kota Cilegon merupakan rangkaian pertemuan sebelumnya, baik hasil komunikasi teman-teman Gerindra dengan PPP.

“Termasuk juga, rangkaian komunikasi yang telah kami bangun sebelumnya,” katanya.

Menurut Alawi, pertemuan PPP dengan paslon lain sah saja dilakukan. Dia mengatakan, ke­butuhan Helldy-Alawi, kebutu­han satu sama lain, saat ini sudah waktunya meningkatkan intensi­tas politik satu sama lain.

Baca juga : Rawan Kecelakaan, Perlunya Sosialisasi Aturan Sepeda Listrik Untuk Anak

“Termasuk pasangan Halal (Helldy-Alawi),” paparnya.

Dia mengatakan, pertemuannya dengan PPP membuat persepsi politik keduanya terbangun. Kata dia, chemistry antara pasangan Helldy-Alawi dan PPP juga semakin erat. Bahkan, kata dia, proses koalisi antara paslon Halal dan PPP me­masuki proses mayoritas.

“Kalau dipresentasikan 85 persen. Masih ada pertimbangan-pertimbangan lain yang masing-masing perlu kami penuhi,” ungkapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.