BREAKING NEWS
 

Modus Aksi TPPO

Waspada, Tawaran Kerja Keluar Negeri Sasar Gen Z

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Rabu, 28 Agustus 2024 07:25 WIB
Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha. (Foto: Dok. Kemlu)

 Sebelumnya 
Terkait media sosial yang kerap dimanfaatkan para pelaku TPPO, Juwarih mengatakan, para korban mendapat info lo­wongan pekerjaan dari aplikasi TikTok serta ajakan dari orang-orang terdekat. Mereka dijanji­kan pekerjaan sebagai pekerja admin komputer di Thailand dengan gaji sebesar Rp 12 juta per bulan.

Namun, setibanya di luar negeri, korban malah ditem­patkan di kawasan Myawady, Myanmar.

Di media sosial X, netizen juga mengingatkan masyarakat jangan mudah percaya lowongan kerja ke luar negeri.

Akun @Dahmrost mengingat­kan, penipuan lowongan kerja di luar negeri bukanlah modus baru. Bahkan selalu berkembang dan menelan korban.

Baca juga : Jawara Jakarta Gembleng UMKM Jago Ekspor Produk

“Hati-hati gaess, banyak lo­wongan kerja keluar negeri yang nargetin anak muda buat di-hire. Infonya kerja di bidang digital marketing/telemarketing eh ternyata sindikat scammer. Bahkan ada yang berangkatnya lewat jalur ilegal. Di negara penempatan ada yang disiksa, paspor ditahan dan jadi korban TPPO,” ujarnya.

Akun @Rohwin_da meni­lai, perlu ada upaya antisipasi agar kasus TPPO bermodus lowongan kerja keluar negeri ini tidak terjadi lagi.

“Di sini perlu ada penguatan peran Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa dalam me­mantau warganya yang memiliki keinginan bekerja keluar negeri. Dan perlu ada pemblokiran iklan lowongan kerja ke luar negeri yang terindikasi non-prosedural dan tidak sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sementara, akun @hasfirda24 kasihan dengan keluarga korban setelah tahu anggota keluarganya jadi korban TPPO di luar negeri.

Baca juga : Atletico Madrid Vs Espanyol, Rojiblancos Nunggu Ketajaman Alvarez

“Jadi ingat ada pasangan suami-istri yang sudah lansia melaporkan anak mereka men­jadi korban TPPO di Myanmar. Sang anak dipaksa bekerja se­bagai scammer online. Jika tak mencapai target, dia disiksa, sementara gaji tidak diberi, padahal mereka keluarga kurang mampu,” tuturnya.

“Untuk info kerja di luar negeri, coba mulai dengan men­cari situs job board internasional atau program magang global. Kamu juga bisa cek aplikasi seperti LinkedIn atau Glassdoor untuk lowongan internasional dan tips kerja di luar negeri. Ingat, sudah banyak yang jadi korban TPPO lantaran pengen kerja di luar negeri,” timpal akun @Ariefko77.

Akun @odinberth prihatin dengan susahnya mencari kerja di Tanah Air, sementara di luar negeri lowongan kerja tidak pakai batasan yang aneh-aneh.

“Soalnya di luar negeri lo­wongan kerjanya gak minimal S1 dengan pengalaman kerja 10 tahun, berpenampilan me­narik, maksimal 25 tahun, ha­rus menguasai ini itu. Makanya orang Indonesia pada kepikiran kerja ke luar negeri, tanpa nyadar ada pelaku TPPO yang sedang mengincarnya,” ujarnya.

Baca juga : Tennis US Open 2024, Gauff Pulangkan Gracheva

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 28 Agustus 2024 dengan judul Modus Aksi TPPO, Waspada, Tawaran Kerja Keluar Negeri Sasar Gen Z

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense