Sebelumnya
Syahril juga mengingatkan bahwa Mpox dapat dicegah dengan menghindari kontak fisik dengan seseorang yang menderita penyakit Mpox.
“Vaksinasi hanya dapat membantu mencegah infeksi dan diprioritaskan bagi orang yang berisiko. Vaksin yang tersedia saat ini memang generasi ke-2 dan ke-3 dari vaksin smallpox,” ujarnya.
Di media sosial X, vaksin Mpox masih hangat diperbincangkan. Pasalnya, dari keterangan Kemenkes, saat ini vaksin hanya diperioritaskan untuk kelompok gay dan biseksual.
Baca juga : Bersyukur, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Dijaga 5 %
Akun @anjingmalam_22 berpendapat, daripada menunggu mendapatkan vaksin, masyarakat lebih baik tetap setia pada pasangannya untuk menghindari penularan Mpox. Apalagi Tuhan menciptakan manusia menjadi dua, yakni laki-laki dan Wanita.
“Daripada menerima vaksin lebih baik hidup sesuai kodratnya saja sih. Laki-laki ya nikah dan bereproduksi dengan wanita. Gak usah aneh-aneh,” cuitnya.
Sementara, akun @adhi_halilint4r menilai, munculnya Mpox mungkin hukuman dari Tuhan akibat perilaku seksual menyimpang. Sebab itu, para penerima vaksin yang berasal dari kelompok berisiko tinggi kudu tobat.
Baca juga : Jamkrindo Bantu UMKM Lebih Mudah Raih Modal
“Tuh kan, setahu gue kasus di Inggris pada 2022 itu kasus (Mpox) terjadi di kelompok gay. Makanya tobat deh. Yang lempeng-lempeng aja orientasi seksnya,” ujarnya.
Sementara, akun @notinvincible mengatakan, meski baru kelompok berisiko tinggi yang mendapatkan vaksin Mpox, tapi ke depannya diharap vaksin bisa diberikan pada masyarakat secara luas. Ini penting untuk mengantisipasi adanya mutasi Mpox yang bisa menyebar dengan mudah.
“Coba lah diusahakan agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan vaksinasi Mpox. Takutnya gue tuh kayak Covid-19 yang muncul beragam varian yang lebih menular. Duh bisa tidak aku mendapatkan vaksin mpox itu sekarang ?” ujarnya.
Baca juga : Awas, Suhu Panas Bikin Sakit & Rawan Kebakaran
Senada, akun @shadowgotham meminta Pemerintah terus memantau penyakit Mpox. Jangan Indonesia kecolongan bila ada varian baru pada Mpox.
“Pantau terus Mpox ya Pemerintah. Jangan sampai ada varian baru dari penyakit ini yang lebih menular. Vakisnasi oke, tapi pemantauan dan pengawasan tetap jangan kendor,” ujarnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 29 Agustus 2024 dengan judul Vaksin Mpox Untuk Kelompok Berisiko Tinggi, Vaksinasi Bantu Cegah Infeksi
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.