BREAKING NEWS
 

Vaksin Mpox Untuk Kelompok Berisiko Tinggi

Vaksinasi Bantu Cegah Infeksi

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Kamis, 29 Agustus 2024 07:25 WIB
Direktur Pengelolaan Imu­nisasi Kemenkes Prima Yose­phine. (Foto: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

 Sebelumnya 
Syahril juga mengingatkan bahwa Mpox dapat dicegah dengan menghindari kontak fisik dengan seseorang yang menderita penyakit Mpox.

“Vaksinasi hanya dapat mem­bantu mencegah infeksi dan diprioritaskan bagi orang yang berisiko. Vaksin yang tersedia saat ini memang generasi ke-2 dan ke-3 dari vaksin smallpox,” ujarnya.

Di media sosial X, vaksin Mpox masih hangat diperbin­cangkan. Pasalnya, dari keterangan Kemenkes, saat ini vak­sin hanya diperioritaskan untuk kelompok gay dan biseksual.

Baca juga : Bersyukur, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Dijaga 5 %

Akun @anjingmalam_22 berpendapat, daripada menunggu mendapatkan vaksin, masyarakat lebih baik tetap setia pada pasangannya untuk menghindari penularan Mpox. Apalagi Tuhan menciptakan manusia menjadi dua, yakni laki-laki dan Wanita.

“Daripada menerima vaksin lebih baik hidup sesuai kodrat­nya saja sih. Laki-laki ya nikah dan bereproduksi dengan wanita. Gak usah aneh-aneh,” cuitnya.

Sementara, akun @adhi_halilint4r menilai, munculnya Mpox mungkin hukuman dari Tuhan akibat perilaku seksual menyimpang. Sebab itu, para penerima vaksin yang berasal dari kelompok berisiko tinggi kudu tobat.

Baca juga : Jamkrindo Bantu UMKM Lebih Mudah Raih Modal

“Tuh kan, setahu gue kasus di Inggris pada 2022 itu kasus (Mpox) terjadi di kelompok gay. Makanya tobat deh. Yang lempeng-lempeng aja orientasi seksnya,” ujarnya.

Sementara, akun @notinvin­cible mengatakan, meski baru kelompok berisiko tinggi yang mendapatkan vaksin Mpox, tapi ke depannya diharap vaksin bisa diberikan pada masyarakat secara luas. Ini penting untuk mengantisipasi adanya mu­tasi Mpox yang bisa menyebar dengan mudah.

“Coba lah diusahakan agar se­luruh masyarakat bisa mendapat­kan vaksinasi Mpox. Takutnya gue tuh kayak Covid-19 yang muncul beragam varian yang lebih menular. Duh bisa tidak aku mendapatkan vaksin mpox itu sekarang ?” ujarnya.

Baca juga : Awas, Suhu Panas Bikin Sakit & Rawan Kebakaran

Senada, akun @shadowgo­tham meminta Pemerintah terus memantau penyakit Mpox. Jangan Indonesia kecolongan bila ada varian baru pada Mpox.

“Pantau terus Mpox ya Pemerintah. Jangan sampai ada varian baru dari penyakit ini yang lebih menular. Vakisnasi oke, tapi pemantauan dan pengawasan tetap jangan kendor,” ujarnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 29 Agustus 2024 dengan judul Vaksin Mpox Untuk Kelompok Berisiko Tinggi, Vaksinasi Bantu Cegah Infeksi

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense