BREAKING NEWS
 

Presiden KSPSI Puji Langkah Kapolri Bentuk Direktorat PPA dan PPO

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 22 September 2024 17:57 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo didampingi Presiden KSPSI yang juga Penasehat Kapolri Andi Gani Nena Wea, dan Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid saat peletakan batu pertama Pusdiklat KSPSI di Jatiluhur Purwakarta. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk dua direktorat baru yakni, Direktorat Perempuan dan Anak dan Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO), serta Direktorat Reserse Siber (Dirressiber) di delapan Polda.

Penasehat Kapolri Andi Gani Nena Wea menyambut positif kebijakan Kapolri yang membentuk Direktorat PPA dan PPO di Bareskrim.

Andi Gani yang juga Presiden Konfederasi Buruh ASEAN (ASEAN TUC) berharap, salah satu Subdit di bawah Direktorat PPA dan PPO merupakan Subdit Pidana Perburuhan.

Baca juga : Kompolnas Dukung Polri Bentuk Direktorat PPA Dan Perkuat Siber

Menurutnya, perhatian Kapolri selama ini sudah sangat luar biasa terhadap buruh.

"Kita menyambut baik dan mengapresiasi pembentukan dua direktorat baru tersebut. Langkah Kapolri sangat tepat. Namun, dalam beberapa kali diskusi dengan Kapolri, saya menyampaikan betapa pentingnya pembentukan Subdit Pidana Perburuhan untuk menyelesaikan masalah buruh dengan cepat dan tepat," kata Andi Gani, di Jakarta, Minggu (22/9/2024).

Adsense

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) itu menilai, masalah pidana perburuhan makin marak terjadi saat ini.

Baca juga : Buruh Pastikan Kapolri Mudah Diajak Berkomunikasi Dan Peduli Sesama

Ia mencontohkan, di antaranya, pemberangusan serikat pekerja, pembayaran upah di bawah ketentuan, perdagangan manusia atau human trafficking, dan lainnya.

Untuk itu, kata Andi Gani, Subdit Pidana Perburuhan sangat dibutuhkan jika buruh mengalami masalah.

Sebelumnya, pada saat Mayday 2024 lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk Unit Khusus Tindak Pidana Ketenagakerjaan untuk menangani masalah terkait sengketa buruh dan ketenagakerjaan.

Baca juga : Kementerian PUPR Lakukan Langkah Tanggap Darurat Banjir Ternate

Melalui tim khusus itu, Kapolri berharap semua masalah ketenagakerjaan serta hak para buruh bisa diperjuangkan.

"Kami telah membentuk tim atau unit khusus yang khusus dan saat ini telah berjalan dan akan terus kita kembangkan untuk mengawal masalah-masalah yang terjadi di keluarga besar atau terkait dengan perburuhan, terkait dengan ketenagakerjaan, sengketa-sengketa," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menunjuk Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menjadi Penasehat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan untuk mengawal masalah-masalah buruh.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense