BREAKING NEWS
 

Kejagung Berencana Lelang Mobil Mewah Harvey Moeis

Harganya Terus Menyusut, Ongkos Perawatannya Berat

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : RIFFMY
Senin, 14 Oktober 2024 06:10 WIB
Dua mobil sport Harvey Moeis yang disita Kejaksaan Agung. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kejaksaan Agung (Kejagung) berencana melelang sejumlah mobil mewah hasil sitaan dari Harvey Moeis, terdakwa kasus korupsi tata niaga komoditas timah.

Alasannya, perawatan mo­bil itu, butuh biaya besar. Selain itu, nilai mobil itu, dari tahun ke tahun, semakin menyusut.

“Itu sedang kami pikirkan. Berdasarkan ketentuan Pasal 45 KUHAP (pelelangan) itu bisa dibenarkan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, Sabtu, 12 Oktober 2024.

Baca juga : Masak Steak Di Hari Ultah Pacar

Berdasarkan ketentuan itu, pelelangan aset sitaan bisa dilakukan saat tahap penyidikan maupun penuntutan.

Namun, Harli menandaskan, pelelangan aset sitaan menunggu perkembangan perkara Harvey. Juga harus mengantongi izin pengadilan.

Selama ini, ungkap Harli, barang sitaan perkara Harvey disimpan di tempat khusus. Untuk mencegah kerusakan dan agar selalu terawat.

Baca juga : Urusan Kabinet, Gibran Serahkan Ke Prabowo

Penasihat hukum Harvey Moeis, Junaedi Saibih menolak rencana Kejagung tersebut.

Ia punya pendapat berbeda mengenai penerapan Pasal 45 Kitab Undang Undang Hukuma Acara Pidana (KUHAP). Menurutnya, pasal ini menerangkan terkait benda sitaan yang lekas rusak atau yang membahayakan, se­hingga tak mungkin disimpan sampai putusan pengadilan.

Junaedi menjelaskan, yang dimaksud dengan barang yang lekas rusak atau busuk itu, misal­nya bahan pokok (makanan atau buah-buahan atau bahan perta­nian atau seafood atau minuman yang mencantumkan expired date atau masa kedaluwarsa. Jika tidak segera dilakukan pele­langan, maka akan membusuk. “Sehingga tidak lagi memiliki nilai keekonomian,” paparnya.

Baca juga : Setelah Jadi Rakyat Biasa , Jokowi Janji Bakal Sering Ke IKN

“Sedangkan mobil tidak termasuk dalam pengertian barang yang mudah rusak atau membusuk,” tegas Junaid saat dikonfirmasi, Sabtu, 12 Oktober 2024.

Adsense

Lantaran itu, ia menolak ren­cana lelang ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense