Sebelumnya
Dengan adanya program pendidikan kader ulama ini, menurut Nasaruddin, Indonesia menyiapkan orang-orang yang nantinya mahir dalam berkomunikasi dengan berbagai macam bahasa.
Sehingga, kata dia, nantinya para ulama yang lahir dari program tersebut bisa menjadi penyambung informasi dari Indonesia kepada negara lainnya.
“Jadi ulama yang kita akan lahirkan di Istiqlal ini mahir bahasa Arab, mahir bahasa Inggris, sehingga diharapkan nanti menjadi penyambung lidah umat Islam dengan dunia lain,” tutur dia.
Baca juga : Airlangga Berusaha Pulihkan Daya Beli Rakyat
Bukan hanya itu, Gibran juga diajak melihat beberapa capaian atau penghargaan yang pernah diraih Masjid Istiqlal. Salah satunya, penghargaan sebagai Masjid paling hijau dan paling efisien.
“Jadi Istiqlal ini dianggap paling hijau, paling efisien, paling efektif, karena 38 persen energi yang kita gunakan di sini menggunakan solar sistem,” ungkapnya.
Imam Besar Masjid Istiqlal ini juga menjelaskan bahwa ia dan Gibran sempat membahas urusan menjaga stabilitas hingga kedamaian negara di Kemenagyang jadi program unggulannya. “Jadi stabilitas, ketenangan, kedamaian antara umat beragamanya sangat populer,” ungkapnya.
Baca juga : Terima RK Di Solo, Jokowi Dikasih Oleh-oleh Khas Bogor
Sementara itu, Gibran langsung meninggalkan lokasi tanpa menyampaikan keterangan kepada awak media. Dia menumpang mobil Innova putih berpelat nomor B 1255 ZZR dan diikuti iringan Paspampres.
Diketahui, Gibran menuju Istana Kepresidenan untuk mengikuti pertemuan dengan Prabowo bersama para ketua umum partai politik yang jadi mitra koalisi Pemerintah. Setelah itu, Gibran akan melanjutkan kunjungan kerja (kunker) ke Solo, Jawa Tengah dan berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 2 November 2024 dengan judul Salat Jumat Di Istiqlal, Gibran-Menag Bahas Perdamaian Umat
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.