RM.id Rakyat Merdeka - Bendahara Umum (Bendum) DPP Pro Jokowi (Projo), Panel Barus angkat bicara mengenai kabar yang menyebut Projo bakal bertransformasi jadi partai politik.
Panel mengatakan, perubahan tersebut bakal diputuskan saat Kongres Projo awal Desember mendatang.
"Karena nanti di Kongres, semua anggota punya kedaulatan yang sama untuk menyampaikan pendapatnya," ungkap Panel dalam keterangannya kepada Rakyat Merdeka, Rabu (6/11/2024).
Baca juga : Mahfud Batal Hadiri Pelantikan Presiden, Pilih Tengok Ibunda Di Surabaya
Dia menambahkan, pembahasan tersebut juga menimbang situasi, kondisi, tantangan, dan target Projo di era Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Dari situ dirumuskan strategi, taktik dan pengaturan apabila dibutuhkan," sebutnya.
Namun demikian, dia menekankan, transformasi Projo tersebut tergantung pada dua hal utama. Pertama adalah kehendak dari rakyat dan kedua restu dari mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga : Pabrik Baru Frisian Flag di Cikarang, Siap Penuhi Kebutuhan Susu Nasional
Jika rakyat berkehendak, Panel menegaskan Projo akan tunduk pada keinginan tersebut. Selanjutnya, meminta restu dari Jokowi selaku Ketua Dewan Pembina Projo, apakah mau duduk sebagai ketua umum.
"Jadi ada dua variable, pertama soal kehendak rakyat. Kedua, apakah Pak Jokowi mau jadi Ketua Umum. Dan itu nanti kita tanyakan dulu karena harus konsultasi sama beliau," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden ke-7 RI, Jokowi sempat merespons soal isu mengenai kelompok relawan pendukungnya, Projo yang bakal menjadi partai politik.
Baca juga : Anak Jadi Polisi Demi Cokok Pembunuh Ayah
Mantan Presiden dua periode ini menyerahkan keputusan itu pada Projo. Ia pun menjawab singkat saat ditanya harapannya tentang masa depan Projo sebagai partai atau tetap jadi kelompok relawan.
"Ya terserah Projo saja," kata Jokowi, seusai sarapan pagi di warung makan Soto Triwindu Solo, Jawa Tengah, Minggu (27/10/2024).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.