Dark/Light Mode

Satu Perahu Di Teluk Jakarta

Jokowi-Prabowo Berlayar Ke Dermaga Yang Sama

Minggu, 29 September 2024 08:30 WIB
Presiden Joko Widodo bincang-bincang dengan Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih Prabowo Subianto, saat acara penyematan Brevet Hiu Kencana di KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat RJW-992 di Perairan Teluk Jakarta, Sabtu (28/9/2024). (Foto: Biro Pers)
Presiden Joko Widodo bincang-bincang dengan Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih Prabowo Subianto, saat acara penyematan Brevet Hiu Kencana di KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat RJW-992 di Perairan Teluk Jakarta, Sabtu (28/9/2024). (Foto: Biro Pers)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi dan Presiden terpilih, Prabowo Subianto benar-benar kompak. Mereka ada di satu perahu yang sama, menuju dermaga yang sama. Ini bukan kiasan politik untuk melukiskan betapa dua pemimpin bangsa itu, begitu mesra, tapi nyata terjadi kemarin, Sabtu (28/9/2024) pagi, di Teluk Jakarta.

Perahu yang digunakan adalah KRI dr Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992). Keduanya berlayar ke tengah laut Jakarta dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (28/9/2024).

Selain Prabowo, hadir juga Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Kepala Staf TNI AL Laksamana Muhammad Ali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM), dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Diawali pukul 07.50 WIB, KRI RWJ-992 yang ditumpangi Jokowi dan Prabowo yang duduk bersebelahan berlayar menuju kawasan Teluk Jakarta, lokasi yang menjadi puncak acara sailing pass. Selama berlayar, keduanya dipertontonkan berbagai penampilan kemampuan tempur dari prajurit Jalasveva Jayamahe itu. Di antaranya demonstrasi Pasusla (Pasukan Khusus Laut), Kapal Selam Timbul Cepat, Sailing Pass dan Fly Pass, serta manuver udara Rajawali Laut Flight (RaLF).

Baca juga : Walkout Saat PM Israel Pidato Di PBB , Indonesia Banjir Pujian

Pemandangan ini membuat Jokowi dan para menterinya berdiri sembari memberikan tepuk tangan meriah. Mereka juga melambaikan tangan ke prajurit yang memberikan penghormatan dari atas kapal perang.

Di sela-sela sailing pass, Jokowi juga menerima Brevet Kehormatan Hiu Kencana dari KSAL Muhammad Ali. Brevet ini melambangkan kepercayaan dan penghargaan yang diberikan kepada individu yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap TNI AL, khususnya dalam mendukung armada kapal selam.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan Penganugerahan Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha kepada KRI Nanggala-402. Pasukan Pataka membawa Tunggul KRI Nanggala-402 menuju tempat penyematan dan menyerahkannya kepada Komandan Satuan Kapal Selam Komando Armada II Kolonel Laut (P) Yulius Azz Zaenal.

Bendera tunggul kemudian diarahkan kepada Presiden Jokowi untuk disematkan tanda kehormatan. Prosesi ini menjadi simbol penghargaan negara kepada kapal selam yang telah menjadi bagian sejarah penting TNI AL.

Baca juga : 1.300 Hakim Sudah Bulat Cuti Kerja Karena Gaji Kecil

Setelah penyematan tanda kehormatan, Komandan Satuan Kapal Selam mengembalikan Tunggul KRI Nanggala-402 kepada Pasukan Pataka, menandai berakhirnya prosesi penganugerahan. Presiden juga menyerahkan Patra atau plakat sebagai bentuk penghargaan kepada Komandan Satuan Kapal Selam Komando Armada II.

Pada momen Penganugerahan Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha kepada KRI Nanggala-402, Jokowi sempat berdialog dengan awak kapal yang berada di Sidoarjo lewat konferensi video. Jokowi menanyakan seputar bantuan yang diberikan pemerintah di antaranya terkait perumahan dan fasilitas pendidikan.

Diketahui, bantuan untuk awak KRI Nanggala-402 ini merupakan inisiasi Prabowo. Total ada 53 unit rumah yang khusus diberikan kepada keluarga atau ahli waris dari awak KRI Nanggala-402.

Di kesempatan sama, KSAL Muhammad Ali mengungkap alasan pihaknya memberikan Brevet Kehormatan Hiu Kencana kepada Jokowi. Kata Ali, Jokowi telah berkontribusi besar terhadap TNI AL.

Baca juga : Diungkap Hashim, Amran Kesayangan Presiden Terpilih

“Khususnya satuan kapal selam dalam meningkatkan dan membangun kekuatan dari armada kapal selam itu sendiri,” ucap Ali.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.