Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Denny JA: 10 Tahun Jadi Presiden, Jokowi Tingkatkan Kesejahteraan Sosial
Senin, 30 September 2024 12:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Selama 10 tahun menjabat sebagai Presiden Indonesia, Jokowi dinilai berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Hal itu berdasarkan hasil pengukuran Social Progress Index (SPI).
Indeks ini diukur oleh Social Progress Imperative, sebuah lembaga nirlaba global yang bekerja sama dengan institusi ternama seperti Deloitte dan World Economic Forum. SPI menjadi salah satu tolok ukur penting dalam menilai kinerja sosial suatu negara.
Menurut Denny JA, pendiri Lembaga Survei Indonesia (LSI), pengukuran SPI ini diolah sebagai bagian dari program unggulan LSI dalam menilai kinerja presiden di akhir masa tugas. "Ada tujuh indeks dunia yang diolah oleh LSI Denny JA. Presiden Indonesia selanjutnya juga akan diukur menggunakan parameter yang sama," ujar Denny JA.
Baca juga : Dihadiri Presiden, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 Berjalan Sukses
Menurut dia, pada 2014, ketika SPI pertama kali diukur, Indonesia memperoleh skor 61,65 dan menempati peringkat 92 dunia. Di bawah kepemimpinan Jokowi, skor tersebut meningkat menjadi 67,22 pada 2023, dengan peringkat naik ke posisi 80. Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan kesejahteraan sosial yang signifikan selama periode kepemimpinannya.
Menurutnya, SPI adalah alat pengukur yang memberikan perspektif di luar ekonomi tradisional seperti Produk Domestik Bruto (PDB). Indeks ini mengevaluasi sejauh mana negara memenuhi kebutuhan dasar manusia, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan peluang bagi penduduknya. Dalam konteks Indonesia, SPI mencerminkan kualitas hidup masyarakat berdasarkan berbagai indikator sosial.
SPI mengukur kemajuan sosial melalui tiga dimensi utama, yaitu Kebutuhan Dasar Manusia, yang mencakup akses ke air bersih, perumahan layak, dan keamanan. Kedua, Dasar-Dasar Kesejahteraan, yang meliputi akses ke pendidikan, layanan kesehatan, dan kualitas lingkungan. Ketiga, Peluang, yang mengukur kebebasan pribadi, hak asasi manusia, serta akses ke pendidikan lanjutan.
Baca juga : Tak Ingin Kadin Pecah, Bahlil Satukan Arsjad Dan Anin
Menurut Denny JA ada beberapa faktor kunci yang mendukung peningkatan skor SPI Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi, antara lain; Akses pada Pendidikan. Seperti Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang membantu meningkatkan partisipasi pendidikan di kalangan masyarakat miskin.
Kemudian Layanan Kesehatan. Yang meliputi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Terakhir, Infrastruktur Sosial. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang masif meningkatkan akses terhadap layanan dasar di berbagai daerah.
Baca juga : Jelang Pilkada & Transisi Pemerintahan, Jokowi Minta AFKUBI Jaga Kerukunan
Meski SPI menunjukkan peningkatan yang positif, tantangan masih ada, seperti ketimpangan sosial di luar Pulau Jawa dan masalah lingkungan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut. Namun, dibandingkan dengan negara-negara dengan PDB serupa, Indonesia dinilai cukup berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan sosialnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya