BREAKING NEWS
 

Arfi-Yena Janjikan Peremajaan Kawasan Kota Bandung Tanpa Penggusuran

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 14 November 2024 19:56 WIB
Calon Wali Kota Bandun Arfi Rafnialdi memaparkan konsep peremajaan kawasan tanpa penggusuran saat hadir pada Diskusi Perencanaan dan Pembangunan Wilayah Kota Bandung bersama Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Aula Universitas Pasunda, Kota Bandung, Kamis (19/11/2024). (Foto : Randi Tri Kurniawan/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Arfi Rafnialdi dan Yena Iskandar Ma’soem, memperkenalkan konsep peremajaan kawasan tanpa penggusuran.

Konsep ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hunian tanpa memindahkan warga secara permanen, serta mengejar kekurangan luas ruang terbuka hijau (RTH) dan menambah ruang sosial bagi warga serta sarana bermain anak-anak.

Dalam Diskusi Perencanaan dan Pembangunan Wilayah Kota Bandung yang diadakan oleh Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota Indonesia (IAP) Jawa Barat di Universitas Pasundan, Kang Arfi, calon Wali Kota Bandung, menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan peremajaan kawasan yang akan memungkinkan warga kembali ke lokasi tempat tinggal mereka setelah renovasi selesai.

Baca juga : Program Magang Kerja Kurangi Pengangguran

“Peremajaan kawasan sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Setelah rampung, warga bisa kembali ke lokasi semula dan menikmati lingkungan dengan fasilitas yang lebih baik,” ujar Arfi.

Adsense

Arfi juga menambahkan, pemerintah berencana menyediakan tempat relokasi sementara, seperti rumah susun di Sadangserang, selama proses peremajaan berlangsung. Proses peremajaan kawasan ini ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun.

Selain itu, Arfi menjelaskan pentingnya hunian vertikal untuk kawasan padat penduduk di Bandung. Hunian vertikal tidak hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga menyediakan ruang publik dan RTH bagi warga untuk beraktivitas bersama, termasuk olahraga dan tempat bermain bagi anak-anak.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading Gencarkan Penggunaan Aplikasi JMO

Untuk membiayai program tersebut, Arfi menegaskan bahwa Pemkot Bandung bisa mencari dana dari sumber lain, termasuk APBD Jawa Barat maupun APBN, karena anggaran tidak hanya harus berasal dari APBD Kota Bandung.

“Pemkot Bandung yang paling dekat dan sering berinteraksi langsung dengan warga, sehingga inisiatif dan perhatian terhadap kebutuhan warga harus muncul dari Pemkot,” ujarnya.

Sementara itu, calon Wakil Wali Kota Bandung, Yena Iskandar Ma’soem, menambahkan bahwa masih banyak permukiman di Bandung yang belum memenuhi standar kenyamanan dan kesehatan. Ia berkomitmen untuk menghadirkan hunian vertikal guna menanggulangi masalah permukiman padat yang tidak layak huni.

Baca juga : BNI Digital Banking Cafe Hadir Di Kawasan Gunung Batur Bali

“Kami melihat banyak keluarga tinggal dalam satu rumah yang penuh sesak, kondisi ini tidak baik untuk kesehatan. Program peremajaan kawasan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi warga Kota Bandung, sambil menambah ruang terbuka hijau dan ruang sosial untuk masyarakat,” jelas Yena.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense