BREAKING NEWS
 

10 Orang Meninggal, Ribuan Jiwa Mengungsi

Yuk Ah, Kita Bantu Korban Banjir Dan Longsor Sukabumi

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Senin, 9 Desember 2024 07:25 WIB
Petugas medis membawa warga yang sakit akibat terdampak banjir bandang di Desa Curug Luhur, Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/12/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom)

RM.id  Rakyat Merdeka - Banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), mendapat perhatian serius dari netizen. Pasalnya, musibah tersebut mengakibatkan kerugian dan korban jiwa yang cukup besar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, Sabtu (7/12/2024), sebanyak 10 orang meninggal dunia dan dua lain­nya, masih dalam pencarian.

Dia memastikan, BPBD Kabupaten Sukabumi terus melaku­kan evakuasi dan pencarian korban di tengah kondisi cuaca yang masih tak menentu.

Baca juga : Relawan Kotak Kosong Gugat Petahana Ke MK

“Kami fokus pada pencarian korban yang hilang dan mem­berikan bantuan kepada warga terdampak. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri serta relawan, dikerahkan di lokasi terdampak,” ujar Deden di Sukabumi, Jabar, Minggu (8/12/2024).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, banjir, tanah longsor, hingga pergerakan tanah, terjadi di 328 titik kejadian di 39 kecamatan. Cuaca ekstrem juga mengakibatkan 892 Kepala Keluarga (KK) atau 2.871 jiwa terpaksa mengungsi.

Deden juga mengimbau masyarakat tetap waspada karena po­tensi cuaca buruk masih tinggi.

Baca juga : Yorrys Pastikan PSN Tak Dikeluhkan Warga

“Kami meminta masyarakat segera lapor jika ada potensi bencana di sekitar mereka agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” pintanya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi Mubtadi Latief menambahkan, para korban meninggal dunia yang sudah teridentifikasi telah diserahkan kepada keluarga dan langsung di­lakukan pemakaman. Sementara, yang dinyatakan hilang masih dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan.

“Diduga, mereka terpisah atau hilang akibat terhempas banjir dan tertimbun longsoran. Informasinya, dari kejadian ban­jir bandang satu orang, dan yang dua orang, akibat pergeseran tanah dan longsor. Para korban meninggal semuanya sudah dikebumikan, tercatat by name by address-nya,” jelas dia.

Baca juga : BPBD Siagakan 267 Petugas Di Kelurahan

Sementara, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi MLoka Tresnajaya menyampaikan keprihatinan mendalam atas ben­cana yang terjadi di daerahnya.

“Kami sangat prihatin atas bencana yang melanda Sukabumi. Situasi ini menjadi puku­lan berat bagi masyarakat, baik secara fisik, material, maupun psikologis,” ujarnya.

Adsense

Loka menyoroti langkah-langkah mitigasi bencana yang selama ini dilakukan agar musibah serupa tidak terulang. Dia juga mendorong penguatan infrastruktur penahan longsor, normalisasi jalan dan jembatan serta penyediaan tempat pengungsian yang layak untuk kebutuhan mendesak.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense