RM.id Rakyat Merdeka - Sepanjang 2020-2024, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah menerima 21.189 pengaduan dugaan korupsi dari masyarakat.
"Penanganan perkara di KPK salah satunya bermula dari pengaduan masyarakat. Selama 2020-2024, KPK menerima pengaduan sebanyak 21.189," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers 'Kinerja Pimpinan KPK Periode 2019-2024', di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2024).
Baca juga : Diungkapkan KPK, Ini Modus Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dari total aduan tersebut, Alex mengungkapkan, sebanyak 9.603 aduan yang masuk diarsipkan.
Sementara 16.821 diverifikasi. Pengaduan paling banyak terjadi pada tahun 2023. Jumlahnya mencapai 4.389.
Baca juga : Setahun, KPK Jerat 163 Tersangka Kasus Korupsi
Sedangkan untuk daerah yang paling banyak menyampaikan pengaduan adalah DKI Jakarta dengan 2.414 aduan.
"Disusul Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Jawa Tengah," ungkap Alex,.
Baca juga : Tutup Tahun 2024, PTP Nonpetikemas Catatkan Kinerja Moncer
KPK menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat yang telah melaporkan dugaan tindak pidana korupsi.
“Kami menyadari sebagai pelapor juga punya risiko tinggi sehingga KPK pun berkomitmen melakukan perlindungan kepada para pelapor," tandas Alex.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.