BREAKING NEWS
 

Minta Tambahan Kuota Haji, Prabowo Mau Lobi MBS

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Kamis, 9 Januari 2025 08:28 WIB
Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang (ketiga kanan), Wakil Ketua Komisi VIII sekaligus Ketua Panitia Kerja (Panja) Biaya Haji 2025 Abdul Wachid (kedua kanan), Wakil Ketua Komisi VIII Anshori Siregar (kiri) dan Abidin Fikri (ketiga kiri) di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/1/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto berencana bertolak ke Arab Saudi, akhir Januari ini. Salah satu agendanya, Prabowo bakal minta tambahan kuota haji ke Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

Informasi itu dibeberin tim Panitia Kerja (Panja) Haji DPR usai bertemu Prabowo, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/1/2025) sore.

Ketua Panja Haji DPR, Abdul Wachid mengatakan, pihaknya melaporkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2025 kepada Prabowo. Pemerintah dan DPR telah menyepakati biaya haji tahun ini turun menjadi Rp 55 juta.

Dalam kesempatan itu, kata dia, Prabowo mengatakan, akan berangkat ke Saudi pada 28-29 Januari 2025. Di Saudi, Prabowo akan bertemu dengan Pangeran MBS membahas wacana pembangunan kampung haji.

Baca juga : 34 Anggota Kabinet Belum Lapor Kekayaan Ke KPK

Selain itu, Prabowo dan Pengeran MBS juga akan membahas kuota haji tambahan untuk jemaah Indonesia. “Tambahan kuota itu terutama diperuntukkan buat lansia,” tambah politisi Gerindra itu.

Untuk diketahui, total kuota jemaah haji 2025 sebanyak 221.000 orang. Kuota tersebut terbagi dua, yaitu kuota haji reguler 203.320 jemaah dan kuota haji khusus 17.680 jemaah.

Adsense

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang berharap, kunjungan kenegaraan itu menjadi kesempatan Prabowo melobi pemimpin Saudi untuk menambah kuota haji Indonesia. Indonesia membutuhkan tambahan kuota untuk mengurai masalah daftar tunggu yang terlampau lama di beberapa daerah.

Ia menyebut, waktu tunggu jemaah haji reguler di dalam negeri sudah mencapai 25-30 tahun. Bahkan ada yang mencapai 48 tahun di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan. Daftar tunggu yang terlampau lama ini memengaruhi psikologis para calon jemaah haji yang jumlahnya mencapai 5 juta jemaah.

Baca juga : Ultah Ke-52 PDIP Dirayakan Sederhana

“Sudah ada yang waswas tidak akan sampai berangkat haji dalam keadaan lansia dan kurang sehat. Bahkan merasa tidak akan sampai lagi umur menuju pemberangkatan,” ucap dia.

Kepada Prabowo, politisi PKB ini mengatakan, Indonesia membutuhkan kuota haji tambahan sebanyak 5.000-10.000 orang. Jika Saudi mau memberikan kuota tambahan, akan membantu mempercepat antrean jemaah haji.

Wacana Pembatasan Umur

Saudi dikabarkan akan membatasi persentase jumlah jemaah haji pada rentang usia 70 atau 80 tahun dan membatasi usia jemaah haji maksimal 90 tahun. 

Baca juga : Ditemukan Zul Di Pasar, Harga Cabe=Harga Daging

Dikonfirmasi soal ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, belum menerima surat resmi dari Saudi soal pembatasan maksimal usia jemaah haji. “Kami belum dapat suratnya,” ujar Nasaruddin, di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2025). [MEN/UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense