Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bangun 1 Juta Rumah Untuk Rakyat
Pemerintah Sukses Gaet Investor Qatar
Kamis, 9 Januari 2025 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah berhasil menggaet investor Qatar untuk program pembangunan 1 juta rumah rakyat.
Penandatanganan kesepakatan (Memorandum of Understanding/MoU) investasi ini dilakukan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait bersama perwakilan Qatar Sheikh Abdul Aziz Al Thani, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/1/2024). Presiden Prabowo melihat langsung penandatanganan itu.
Maruarar menyatakan, tercapainya kesepakatan ini berkat kepercayaan investor kepada kepada Presiden Prabowo yang sangat tinggi.
Baca juga : Komdigi Beredel Konten Negatif Obat Dan Makanan
“Ini bukan investor satu-satunya yang akan datang di bidang perumahan, dan Presiden mendapatkan banyak dukungan,” kata pria yang akrab disapa Ara tersebut, usai penandatanganan.
Dia mengatakan, selain Presiden, minat investor asing berinvestasi di Indonesia tidak lepas dari kerja keras dan dukungan banyak pihak, terutama jajaran Kabinet Merah Putih.
Dia menceritakan, sebelum penandatanganan dengan Qatar, Wakil Menteri PKP (Fahri Hamzah) sudah bertolak ke luar negeri untuk menemui investor.
Baca juga : Gerindra Jamin Prabowo Mainkan Politik Bebas Aktif
Begitu juga Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani yang melaporkan tentang perkembangan investor yang berminat menanamkan modal di dalam negeri.
“Beliau ikut membantu kami karena banyak kemudahan seperti aturan. Jadi, investor makin tertarik untuk bekerja sama. Target yang biasanya lebih panjang, kini bisa dipercepat,” ucapnya.
Usai penandatanganan kerja sama, pihaknya bakal bekerja keras menyiapkan lahan milik negara untuk dibangun perumahan tersebut. Rencananya, lahan yang dipertimbangkan untuk digunakan adalah lahan milik PT PP, KAI dan Perumnas.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya