BREAKING NEWS
 

Tahun Ini Target Penerima 82 Juta

Makan Bergizi Gratis Butuh Dana 100 Triliun

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Minggu, 19 Januari 2025 08:10 WIB
Sejumlah siswa menimati makan bergizi gratis (MBM) di SDN Lengkong Wetan 01, Tangerang Selatan, Banten, Senin (6/1/25). (Foto: NG Putu Wahyu Rama/Rakyat Merdeka/RMid)

 Sebelumnya 
Namun, untuk daerah dengan PAD rendah, seperti di wilayah Indonesia timur, tetap BGN yang akan mendistribusikan. “Jika ada daerah yang tidak mampu, maka 500 anak saja. Sisanya akan disediakan oleh BGN,” imbuh Tito.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto juga ikut berkontribusi untuk MBG. Yandri tak sekadar janji, sebab dirinya telah meneken Rp 20 triliun untuk ketahanan pangan di Peraturan Menteri Desa Nomor 2 tahun 2024

Wakil Ketua Umum PAN ini menyebut, dana desa akan membantu dalam menyuplai bahan baku, seperti telur, ikan, ayam, hingga nasi. Upaya ini, sudah dilaporkan kepada Prabowo.

Bantuan dari desa akan dilakukan dengan memaksimalkan BUMD. Apalagi, Kementerian Desa dan PDT telah membuat modul dengan petunjuk teknis yang mendetail dalam memandu kebijakan tersebut.

Baca juga : Pesan Luhut Ke Para Pengkritik, Tak Ada Gunanya Kita Cakar-cakaran

“Nanti akan dikumpulkan oleh Bumdes atau Bumdesma. Antar desa itu akan diserap oleh makan siang bergizi, kira-kira begitu skemanya nanti. Jadi Menteri Desa fokus pada penyiapan bahan baku dengan dana desa Rp 20 triliun dari total Rp 71 triliun,” urainya.

Juru bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Dedek Prayudi memastikan, pembiayaan MBG berasal dari dana yang sudah dianggarkan pemerintah, atau tidak memotong anggaran lain.

“Nggak ada sih. Sebenarnya bukan seperti itu. Jadi jangan di-frame bahwa seolah-olah MBG ini mengorbankan yang lain,” ujar pria yang akrab disapa Uki, di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/1/2025).

Ia mengatakan, saat ini Prabowo tengah fokus pada pembangunan SDM berkualitas. Berbeda dengan era sebelumnya yang sangat masif membangun infrastruktur.

Baca juga : Teguh Setyabudi: Pergub Bukan Untuk Mudahkan Poligami

“Maka sekarang infrastruktur APBN, kita alihkan. Sekarang refocusing ke pembangunan manusia. Sementara infrastruktur tetap dibangun, cuma sekarang peran swasta lebih ditingkatkan,” kata Uki.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono merespons positif wacana kenaikan anggaran untuk MBG. Menurutnya, hal itu akan berdampak positif pada perekonomian nasional.

Namun, Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah ini mengingatkan bahwa kenaikan anggaran harus diikuti implementasi yang baik. Sehingga, manfaatkan dirasakan betul oleh masyarakat.

“Kenaikan anggaran tentu harus diimbangi dengan kesiapan layanan di lapangan. Presiden selalu mendorong agar program yang bagus ini segera terealisasi dengan baik,” katanya.

Baca juga : Wibi Andrino: Patut Direvisi Karena Rawan Disalahgunakan

Sudaryono menyebut, bahan bakunya juga harus dipersiapkan secara matang. Misalnya terkait pupuk, panen, dan penyerapan Bulog, harus dipastikan berjalan lancar agar program MBG dapat didukung secara optimal. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense