Sebelumnya
“Jangan sampai, laporan pelanggaran hukum atau tindak kejahatan lain, baru ditangani saat sudah viral. Itu tidak boleh terjadi lagi. Penegak hukum harus terus berbenah,” katanya.
Terpisah, anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS Ahmad Heryawan juga mendorong pemberantasan judol dilakukan lebih serius.
“Kita meminta seluruh aparat di bawah Presiden ikut menyelesaikan (judol). Baik itu, BSSN, Komdigi, perbankan, termasuk penegak hukum, polisi dan kejaksaan,” ucap Aher- sapaan Ahmad Heryawan.
Baca juga : Pemerintah Target Terangi 6.700 Dusun
Meski begitu, dia mengapresiasi kinerja Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang telah berhasil men-take down puluhan ribu konten, web, hingga akun yang terafiliasi judol.
“Sejauh ini, Komdigi ini telah melakukan take down lebih dari 221 ribu akun. Ini capaian yang berbeda dibanding sebelumnya,” tegasnya.
Sebelumnya, Kementerian Komdigi akan terus melakukan identifikasi, verifikasi dan validasi terhadap seluruh konten internet yang beredar di ruang siber Indonesia, baik konten hoaks, terorisme dan radikalisme, pornografi, perjudian, maupun konten negatif lain.
Baca juga : Cafe Dan Restoran Serobot Trotoar Jadi Tempat Parkir
“Kementerian Komdigi juga mengimbau warganet yang menemukan atau menerima informasi elektronik yang patut diduga dan diragukan kebenarannya, atau konten terkait judi daring, segera laporkan melalui kanal pengaduan konten melalui email: aduankonten@kominfo.go.id atau akun X @aduankonten atau melalui aplikasi pesan instan WhatsApp di nomor 081-1922-4545,” tulis Kementerian Komdigi dalam keterangan resminya.
Di media sosial X, netizen juga ramai membicarakan 100 hari kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran. Mereka berharap, kinerja Pemerintah terus membaik, salah satunya memberantas judol.
“Semoga kinerja yang sudah baik, bisa semakin baik dengan memberangus judol. Tolong, Komdigi pantau juga akun-akun di Instagram, soalnya tidak sedikit yang mempromosikan judol,” cuit akun @iniihtuii.
Baca juga : PSG Vs Manchester City, Mesin Gol City Mulai Dipanaskan
“Benar tuh. Berantas judol! Itu penipuan semakin membuat miskin rakyat, duitnya kabur semua ke bandar,” timpal akun @kuyingoyen274352.
Senada, akun @endlesrun meminta Presiden Prabowo untuk terus menginstruksikan kepada para pembantunya, agar bekerja lebih keras dalam memberantas judol.
“Pak Prabowo, judol harus dilenyapkan dari layanan internet Indonesia. Para pembantu bapak harus diberi target agar lebih giat bekerja, demi kepentingan rakyat,” cetusnya. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.